Papua Barat

Kebutuhan Uang Tunai Nataru 2025 di Papua Barat Capai Rp1,16 Triliun

477
×

Kebutuhan Uang Tunai Nataru 2025 di Papua Barat Capai Rp1,16 Triliun

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi uang Rupiah pecahan kertas. Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Papua Barat memastikan ketersediaan uang tunai dalam jumlah memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. FOTO: PAPUADALAMBERITA

PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Barat memproyeksikan adanya peningkatan aktivitas ekonomi yang signifikan menjelang perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

‘’Kondisi tersebut tercermin dari meningkatnya kebutuhan uang tunai masyarakat di wilayah Papua Barat selama bulan Desember 2025,’’  dijelaskan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Barat Setian dalam siaran persnya kepada wartawan di Manokwari Jumat (19/12/2025).

Setian mengatakan, berdasarkan proyeksi Bank Indonesia, kebutuhan uang tunai di Papua Barat pada periode Nataru 2025 diperkirakan mencapai Rp1,16 triliun, atau tumbuh 13 persen (year on year) dibandingkan realisasi pada periode yang sama tahun 2024 sebesar Rp1,03 triliun.

‘’Peningkatan kebutuhan uang tunai ini sejalan dengan meningkatnya konsumsi rumah tangga, mobilitas masyarakat, serta aktivitas keagamaan dan pariwisata pada akhir tahun,’’ ujarnya.

Kata Setian, Untuk mengantisipasi dan memenuhi peningkatan kebutuhan tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Barat telah menyiapkan uang tunai sebesar Rp1,27 triliun selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Nataru.

Ia menambahkan ketersediaan uang ini disiapkan melalui pengelolaan kas yang memadai di kantor perwakilan serta distribusi melalui jaringan perbankan, guna memastikan masyarakat dapat mengakses uang tunai secara mudah, aman, dan nyaman di seluruh wilayah Papua Barat.(rustam madubun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *