Papua Barat

Kejadian Menonjol di Papua Barat Meningkat, Narkotika dan Kejahatan Jalanan Dominan

493
×

Kejadian Menonjol di Papua Barat Meningkat, Narkotika dan Kejahatan Jalanan Dominan

Sebarkan artikel ini

PAPUADALAMBERITA.COM, MANOKWARI – Angka kejahatan dan kejadian menonjol di Provinsi Papua Barat menunjukkan tren peningkatan signifikan.

Berdasarkan data Polda Papua Barat, total kasus kriminalitas dan kejadian menonjol meningkat 28 persen, dari 1.668 kasus pada periode sebelumnya menjadi 2.144 kasus pada tahun berjalan.

Data itu terungkap saat press release akhir tahun di Gedung Arfak Convention Hall Polda Papua Barat, Arfai, Manokwari, Selasa (30/12/2024).

Baca juga: Kapolda Papua Barat Minta Maaf: Jika Ada Anggota Kami Melukai Hati Masyarakat

Dalam press release tersebut, Kapolda Papua Barat Irjen Pol Irjen Pol Johnny Edison Isir  didampingi Karo Ops Kombes Pol Bagijo Hadi Kurnijanto, S.I.K., M.M., Kabidhumas Polda Papua Barat Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom. Dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Papua Barat.

Peningkatan paling tajam juga terjadi pada kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang naik 65 persen, dari 49 kasus menjadi 81 kasus.

Disusul pencurian dengan pemberatan (curat) yang melonjak 64 persen, dari 186 kasus menjadi 306 kasus, serta pencurian biasa yang meningkat 35 persen, dari 356 kasus menjadi 480 kasus.

Kasus penganiayaan berat (anirat) juga mengalami kenaikan cukup signifikan, yakni 40 persen, dari 55 kasus menjadi 77 kasus.

Sementara itu, pengeroyokan meningkat 55 persen, dari 144 kasus menjadi 224 kasus, dan penganiayaan naik 15 persen, dari 404 kasus menjadi 467 kasus.

Di sektor lalu lintas, jumlah kecelakaan lalu lintas (laka lantas) tercatat naik 5 persen, dari 427 kasus menjadi 447 kasus.

Meski kenaikannya tidak setinggi kejahatan konvensional, laka lantas masih menjadi salah satu kejadian menonjol dengan jumlah kasus yang cukup tinggi.

Kejahatan narkotika juga menunjukkan tren peningkatan sebesar 32 persen, dari 47 kasus menjadi 62 kasus, yang menandakan masih kuatnya peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Papua Barat.

Peningkatan angka kriminalitas ini menjadi perhatian serius aparat keamanan bersama pemerintah daerah.

Kapolda Papua Barat menegaskan akan terus memperkuat langkah preventif, penegakan hukum, serta kolaborasi dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Provinsi Papua Barat.(rustam madubun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *