Papua Barat

Kolonel Ferry Hendri Jabat Kaajendam XVIII Kasuari

278
×

Kolonel Ferry Hendri Jabat Kaajendam XVIII Kasuari

Sebarkan artikel ini
Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru berfoto bersama Kaajendam XVIII/Kasuari pejabat lama Kolonel Caj Suparno, S.Sos., dan pejabat baru Kolonel Caj Ferry Hendri Martoni, S.Sos., M.Si., usai serah terima jabatan di Aula Makodam XVIII/Kasuari, Manokwari, Selasa (6/1/2026). FOTO: PENDAM XVIII/KASUARI

PAPUADALAMBERITA.COM, MANOKWARI – Pergantian pejabat di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui mekanisme Tour of Duty maupun Tour of Area merupakan bagian dari proses pembinaan personel sekaligus penyegaran organisasi.

Hal tersebut ditegaskan Panglima Kodam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru, saat memimpin serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Ajudan Jenderal Kodam (Kaajendam) XVIII/Kasuari, dari Kolonel Caj Suparno, S.Sos. kepada Kolonel Caj Ferry Hendri Martoni, S.Sos., M.Si., di Aula Makodam XVIII/Kasuari, Manokwari, Selasa (6/1/2026).

Dalam sambutannya, Pangdam menegaskan bahwa rotasi jabatan bukan sekadar pergantian posisi, melainkan bagian dari pembinaan karier prajurit guna melahirkan pemimpin yang profesional, adaptif, dan humanis dalam menjalankan tugas-tugas TNI di daerah.

Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kolonel Caj Suparno beserta istri atas dedikasi, loyalitas, dan kontribusi selama menjabat sebagai Kaajendam XVIII/Kasuari. Pangdam juga mengucapkan selamat atas penugasan baru Kolonel Caj Suparno sebagai Kasubditbinsiaplurja Ditajenad.

Pada kesempatan yang sama, Pangdam menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kolonel Caj Ferry Hendri Martoni beserta istri. Ia berharap pejabat baru segera beradaptasi dengan lingkungan tugas serta memahami karakteristik wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya, sebagai bagian dari tanggung jawab pembinaan personel di Kodam XVIII/Kasuari.

“Jabatan Kaajendam memiliki peran strategis dalam pembinaan personel, sehingga dibutuhkan kepemimpinan yang profesional, komunikatif, dan berorientasi pada kesejahteraan prajurit,” tegas Pangdam. (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *