PAPUADALAMBERITA.COM.KAIMANA – Dua atlet dari Manokwari, Medi Bongoibo dan Fransina Manggaprouw mencatatkan dirinya sebagai pelari trcepat lomba lari 10 kilometer di Kabupaten Kaimana, Papua Barat, Sabtu (22/6/2024).
Lari 10 Kilometer yang di gelar KONI Papau Barat dalam rangka menggemakan PON XXI Aceh dan Sumatera Utara 2024.
Kedua atlet dari Manokwari itu berhasil menyabet medali emas untuk kategori putra dan putri.
Pelari tercepat kategori putra, yang maraih juara pertama, pelari dengan nomor dada 219 atas nama Medi Bonggoibo dengan caatatan waktu 34: 20. 49 detik.
Sedangkan pelari dengan nomor dada 225 atas nama Thomas Tariga meaih juara dua dengan catatan waktu 37:21.82 detik.
Ditempat ketiga pelari dengan nomor dada 03 atas nama Agus Putra Waruwa dengan catatan waktu tempuh 37:27.78 detik.
Sedangkan untuk katagori putri lari 10 Kilometer, juara 1 diraih pelari dengan nomor 217 atas Taransina Manggaprow dengan catatan waktu tempuh 41:44.41 detik.
Peraih juara kedua pelari dengan nomor dada214 atas nama Echa dengan catatan waktu 42:57.77 detik.
Dan pelari dengan nomor dada 311 atas Jennifer Murmana dengan catatan waktu 45:29:18 detik keluar sebagai juara ketiga.
Membacakan sambutan Ketua Umum KONI Papua Barat Drs Dominggus Mandacan MSI, Ketua Harian KONI Papua Barat Jhony Saiba mengatakan, Lari 10 km dalam rangka Gema PON XXI Aceh – Sumatera Utara tahun 2024.
Ketua harian mengatakan menyampaikan pentingnya olahraga, karena turut menjaga kesehatan tubuh dan jiwa.
‘’Olahraga lari memiliki banyak manfaat seperti menjaga kebugaran tubuh, menguatkan otot dan tulang, membantu mengelola berat badan bahkan memperbaikinya,’’ ujarnya.
‘’Kita memilih kota senja Kaimana tidak lain untuk melahirkan bibit-bibit atlet lari, dan pada waktunya nanti dapat tumbuh menjadi atlet-atlet lari profesional di masa mendatang,’’ sambungnya.
Ia berharap lari 10 Kilometer di Kaimana ini dijadikan sebagai pembedaan prestasi olahraga di jasira bombaray.
‘’Ini menjadi pemicu olahraga berprestasi, olahraga rekreasi dan olahraga masyarakat di kota senja Kaimana,’’ ujarnya.
Atas nama pemerintah daerah dan kabupaten Kaimana terima kasih kepada pemerintah Provinsi Papua Barat Bapak Gubernur dan jajaran pengurus Koni provinsi dan jajaran yang memberikan kepercayaan kepada kami di Kaimana untuk sebagai tuan rumah pelaksanaan lari 10 km dalam rangka mengembangkan Pekan Olahraga Nasional di Aceh dan Sumatera Utara
Wakil Bupati Kabupaten Kaimana, Hasbullah Furuada saat pembukaan lari 10 Kilometer Kaimana Sabtu (22/6/2024) mengatakan, semoga dengan lari 10 kilometer yang dilakukan di Kabupaten Kaimana memberikan semangat, motivasi kepada talenta muda, bagaimana untuk berprestasi di tingkat provinsi nasional maupun internasional.
‘’Karena kami mencatat beberapa tahun lalu, kami Kaimana pernah menjadi gudang atlet untuk tim PON,’’ ujar wakil bupati.
‘’ Yang mana saat itu masih satu provinsi dengan provinsi Irian Jaya, dan kemudian juga Provinsi Papua Barat, mudah-mudahan ini memberikan semangat bagi pemerintah dan insan olahraga di Kaimana, memotivasi dirinya sebagai olahragawan yang handal,’’ sebut Furada.
Ketua Panitia Lomba Lari 10 Kilometer Kaimana 2024 Melianus Wamafma mengakatan, lari 10 Kilometer Kaimana yang pesertanya diperkirakan mencapai 400 atlet itu bertujuan mensosialisasikan, mengajak masyarakat untuk berolahraga.
‘’Sebagai perwujudan pembangunan olahraga di Provinsi Papua Barat dan ditunjukkan melalui prestasi PON XXI di Aceh dan Sumatera Utara tahun 2024,’’ ujarnya.(rustam madubun)













