PapuaPapua BaratPapua Barat Daya

MUI Papua Barat Daya Gelar Doa Tasyakuran, Hadirkan Habib Ali bin Abdurahman Alhabsyi dari Majelis Ta’lim Kwitang

354
×

MUI Papua Barat Daya Gelar Doa Tasyakuran, Hadirkan Habib Ali bin Abdurahman Alhabsyi dari Majelis Ta’lim Kwitang

Sebarkan artikel ini
Ketua MUI Papua Barat Daya yang juga Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau, S.Pd.I., M.M. bersama Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, S.Sos, Habib Ali bin Abdurahman Alhabsyi dari Majelis Ta’lim Kwitang, serta para pengurus MUI Papua Barat Daya seusai acara Doa Tasyakuran di Kantor Sekretariat MUI Papua Barat Daya, Jalan Basuki Rahmat, Sorong, Sabtu (4/10/2025).FOTO: TIM MEDIA WAGUB PAPUA BARAT DAYA

PAPUADALAMBERITA.COM.SORONG – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Papua Barat Daya menggelar Doa Tasyakuran di Kantor Sekretariat MUI Papua Barat Daya, Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Klamana, Distrik Sorong Timur, Kota Sorong, Sabtu (4/10/2025).

Acara penuh khidmat ini turut dihadiri Habib Ali bin Abdurahman Alhabsyi, Khalifah Majelis Ta’lim Kwitang Jakarta, yang sekaligus memberikan tausiyah dalam momen kebersamaan tersebut. Kehadiran beliau membawa suasana religius dan penuh hikmah bagi seluruh peserta yang hadir.

Ketua MUI Papua Barat Daya yang juga Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, S.Pd.I., M.M. FOTO TIM MEDIA WAGUB PAPUA BARAT DAYA

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, S.Sos, Wakil Wali Kota Sorong H. Ansar Karim, Anggota DPD RI (Senator) Papua Barat Daya H. Hartono, serta para pimpinan lembaga dan ormas Islam, pengasuh pondok pesantren, ketua majelis ta’lim, takmir masjid, dan pimpinan MUI kabupaten/kota se-Papua Barat Daya, serta tokoh masyarakat.

Ketua MUI Papua Barat Daya yang juga Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, S.Pd.I., M.M., dalam sambutannya menjelaskan bahwa kepengurusan MUI Papua Barat Daya saat ini merupakan pengurus sementara yang telah dibentuk dan disahkan melalui Surat Keputusan (SK) MUI Pusat.

“Kepengurusan sementara ini dimaksudkan untuk membentuk perangkat awal seperti sekretariat, kelengkapan administrasi organisasi, serta mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Tingkat Provinsi Papua Barat Daya,” jelas Ahmad Nausrau.

Ia menegaskan, setelah Musda MUI Provinsi Papua Barat Daya terlaksana, maka akan terbentuk kepengurusan MUI definitif yang akan menjalankan amanah organisasi secara penuh sesuai struktur dan pedoman MUI Pusat.

“Kami berharap keberadaan MUI Papua Barat Daya dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam pembinaan umat, memperkuat moderasi beragama, serta menjaga kerukunan dan keharmonisan sosial di tengah masyarakat,” ujar Nausrau.

Acara doa tasyakuran tersebut berlangsung dengan penuh kekhidmatan, ditandai dengan pembacaan doa, tausiyah keagamaan, serta silaturahmi antar tokoh dan pimpinan lembaga Islam di wilayah Papua Barat Daya.(rustam madubun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *