Pangdam XVIII Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, SE, MTR (Han) yang ditemui wartawan di Polda Papua Barat, Rabu (22/12/2021) pagi. PAPUADALAMBERITA.FOTO: RUSTAM MADUBUN
PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Pasca kisru penyerangan Pos persiapan Koramil di Kisor yang mengakibatkan gugurnya prajurit TNI, hampir empat bulan lamanya warga mengungsi, ada sebagian pengungsi telah kembali ke kampung Kisor, Kabupaten Maybrat, Papua Barat sebagian masih tertahan.
Tinggal mengihitung hari, umat kristiani merayakan natal, jangan sampai di hari yang kudus pengungsi warga masih berada dipengungsian, jangan menakut-nakuti warga untuk tidak kembali merayakan natal bersama keluarganya di kampung halaman mereka.
‘’Saya sudah sampaikan ke jajaran saya yang ada di Kisor agar koordinasi terus dan Forkopimda di sana menghimbau kepada masyarakat yang masih mungkin takut pulang ke kampung segera kembali ke kampung karena mau natal,’’ jelas Pangdam XVII Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, SE, MTR (Han) yang ditemui wartawan di Polda Papua Barat, Rabu (22/12/2021) pagi.
Pangdam mengatakan, kepada rekan-rekan saudara-saudara kita yang masih mengancam masyarakat kita untuk kembali ke kampong, tolong berikan kesempatan warga kembali ke rumah untuk mereka Natal, jadi sekali lagi TNI ada di sana kepolisian ada di sana.
‘’TNI dari rakyat, kita jaga masyarakat di Papua Barat, jadi masyarakat jangan takut kembali dan saudara-saudara kita yang berseberangan tadi berikanlah kesempatan masyarakat untuk kembali ke kampung untuk merayakan hari natal,’’ tutur Pangdam.
‘’Karena ini hari hari sangat damai penuh kasih, kita sebagai manusia jangan sampai hari natal masyarakat masih ada di kamp pengungsian,’’ tuturnya.
Panglima Kodam XVIII menegaskan, bahwa sebagian warga telah kembali sekolah sudah buka, SD, SMP, SMA sudah buka.
‘’Hanya mungkin ada beberapa orang saya monitor di dari beberapa informasi mereka mungkin masih ada yang di hutan diancam kelompok KNPB agar jangan kembali, tetapi ini kan mau hari natal kita berharap memberikan kesempatan untuk warga kembali ke kampung,’’ sebut panglima.(tam)













