Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani, SH, MSI yang ditemui wartawan, Selasa (20/10/2020) di seusai “Pekan Sagu Nusantara” 2020. PAPUADALAMBERITA. FOTO: rustam madubun PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI... Papua Barat Rawat 956 Positif Corona, Wagub: Bukan Soal ASN, TNI atau Polri Tapi Siapa Saja Bisa Kena

Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani, SH, MSI yang ditemui wartawan, Selasa (20/10/2020) di seusai “Pekan Sagu Nusantara” 2020. PAPUADALAMBERITA. FOTO: rustam madubun

PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Papua Barat merilis data terbaru per Selasa (20/10/2020) total orang positif terinveksi virus Corona di Papua Barat mencapai 3.653 orang atau 16,8 persen setelah ada penambahan 17 orang pada Selasa.

Baca juga: Wagub Papua Barat: Pergub Pangan Lokal Tinggal Dirapikan

Sedangkan jumlah orang yang sembuh mengalami kenaikan menjadi 2.646 orang atau 72,4 persen setalah ada penambahan 103 orang. Sedangkan jumlah orang meninggal dunia karena Corona 51 orang.

Dari 12 kabupaten dan satu kota di Papua Barat, Kota Sorong wilayah paling banyak orang meninggal dunia karena Corona yaitu 22 orang, menyusul Kabupaten Manokwari sembilan (9) orang, Kabupaten Teluk Bintuni delapan (8) orang, Kabupaten Sorong lima (5) orang, Kabupaten Sorong Selatan tiga (3) orang, Kabupaten maybrat dua (2) orang dan Kabupaten Teluk Bintuni dua (2) orang.

Data kumulatif terkini satuan tugas COVID-19 Papua Barat menyebutkan jumlah pasien Corona yang masih dirawat di Papua Barat 956 orang, Kabupaten Manokwari sebagai wilayah paling banyak dalam perawatan yaitu 301 orang, menyusul Kota Sorong 261 orang, Kabupaten Teluk Bintuni 169 orang, Kabupaten raja Ampat 106 orang Kabupaten Sorong 59 orang.

‘’Ini menjadi pengingat bagi kita semua, bukan hanya pegawai tapi juga masyarakat bahwa COVID-19 tidak pandang bulu siapa-siapa, ketika tidak menerapkan hidup sehat,  tidak bersih,  tidak sering cuci tangan, tidak pakai masker,  tidak menjaga jarak kemudian menganggap remeh dia bisa saja terkena,’’ jelas Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani SH, MSI yang ditemui wartawan, Selasa (20/10/2020) di Kantor Gubernur Papua Barat.

Menurut Wakil Guybernur Papua Barat, oleh karena itu bukan soal pegawai provinsi atau tentara (TNI, red) atau polisi atau siapa pun,  tetapi siapa saja bisa kena.

‘’Oleh karena itu, kita seluruh masyarakat aparatur TNI-POLRI mari kita sama-sama bahu-membahu memastikan masyarakat kita harus patuh terhadap protokol kesehatan,  termasuk gubernur, wakil gubernur menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas keseharian,’’ tegas orang nomor dua di Provinsi Papua Barat.(tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *