Papua Barat

Paulus Waterpauw : Kasus Kramomongga dan Fakfak Tengah Ada Indikasi Keterlibatan Kelompok Terorganisir

449
×

Paulus Waterpauw : Kasus Kramomongga dan Fakfak Tengah Ada Indikasi Keterlibatan Kelompok Terorganisir

Sebarkan artikel ini

  Pj Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw, Didampingi Kapolda Papua Barat, Irjen Pol. Daniel Tahi Monang dan Kasdam XVIII/Kasuari Brigjen TNI. Yusuf Ragainaga dan Kabinda Papua Barat TNI TSP. Silaban, SH., MH. Usai Meninjau Lokasi Kebakaran Kantor Distrik Fakfak Tengah. Jumat 18 Agustus 2023. PAPUADALAMBERITA.COM. FOTO : RICO LET’s.

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Penyerangan Distrik Kramomonga yang disertai tindakan pembakaran SMP Negeri 4 Kokas di Kramomongga, pembakaran 2 unit kendaraan roda 4 dan 1 unit motor dan pengrusakan Kantor Distrik, penganiayaan yang mengakibatkan Kepala Distrik Kramomongga meninggal dunia serta kasus terbakarnya Kantor Distrik Fakfak Timur Tengah, ada indikasi keterlibatan kelompok terorganisir.

“Rentetan kasus yang terjadi di Fakfak mulai dari kasus Kramomongga hingga terbakarnya kantor Distrik Fakfak Tengah, terindikasi keterlibatan kelompok terorganisir, tidak sembarangan orang bisa punya nyali untuk melakukan ini” demikian di sampaikan Pj. Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw, ketika didampingi Kapolda Papua Barat, Irjen Pol. Daniel Tahi Monang dan Kasdam XVIII/Kasuari, Brigjen TNI. Yusuf Ragainaga dan Kabinda Papua Barat TNI TSP. Silaban, SH., MH.  saat meninjau lokasi Kantor Distrik Fakfak Tengah pasca kebakaran, Jumat (18/8/2023).

Atas kejadian penyerangan, pembakaran, penganiayaan yang menyebabkan meninggalnya Kepala Distrik Kramomongga hingga pembakaran Distrik Fakfak Tengah yang terjadi hari ini, mantan Kabaintelkam Polri ini, mengutuk keras tindakan para pelaku dan meminta aparat Kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini.

“Saya (Pj. Kapolda Papua Barat) mengutuk tindakan ini dan meminta Kapolda dan jajaran serta Pangdam dan jajaran untuk mengungkap para pelakunya hingga temukan para pelakunya,” tegas Paulus Waterpauw dihadapan para awak media di depan Kantor Distrik Fakfak Tengah.

Saat meninjau lokasi terbakarnya Kantor Distrik Fakfak Tengah pada Jumat (18/8/2023) sekitar jam 03.00 WIT, Pj. Gubernur Paulus Waterpauw, mensinyalir kebakaran Kantor Distrik Fakfak Tengah, dilakukan orang – orang yang terorganisir.

Guna mengantisipasi terjadinya pembakaran di Distrik lain yang ada di Fakfak, Paulus Waterpauw, memastikan malam ini akan ada rapat bersama Bupati dan Forkopimda untuk membahas langkah antisipasi dari Pemerintah.

“Malam ini kami akan repat karena itu saya belum kembali ke Manokwari, yang kembali hanya Kapolda dan Kasdam,” ujar mantan Kaintelkam Polri yang saat ini menjabat Pj. Gubernur Papua Barat.

Diketahui rentetan kasus yang terjadi di Fakfak, sejak Senin (14/8/2023) dengan terjadinya kebakaran di SD YPPK St. Lukas Mamur Distrik Kramomongga, setelah itu disusul pada Selasa (15/8/2023) dengan kejadian penyerangan, pembakaran SMP Negeri 4 Kokas di Kramomongga, pembakaran 2 unit kendaraan roda 2 dan 1 motor roda dua, pengrusakan Kantor Distrik dan penganiayaan yang mengakibatkan Kepala Distrik Darson Hegemur meninggal dunia serta pada hari ini (Jumat 18/8/2023) terjadi pembakaran Kantor Distrik Fakfak Tengah yang diduga dilakukan pihak terorganisir.(RL 07)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *