Upacara Pelepasan Jenasah Nakes RSUD Fakfak Yang Meninggal Akibat Terpapar Covid -19. Kamis 15 Juli 2021. FOTO : RICO LET’s./PAPUADALAMBERITA.COM. Puluhan Nakes RSUD Fakfak... Penuh Haru, Puluhan Nakes di RSUD Fakfak Lepas Jenasah Rekan Kerja Mereka Yang Terpapar Covid -19

Upacara Pelepasan Jenasah Nakes RSUD Fakfak Yang Meninggal Akibat Terpapar Covid -19. Kamis 15 Juli 2021. FOTO : RICO LET’s./PAPUADALAMBERITA.COM.

Puluhan Nakes RSUD Fakfak Memberikan Penghormatan Terakhir Kepada Jenasah Ketika Akan Meninggalkan Halaman Parkir Rumah Sakit Menuju Pekuburan Covid -19. Kamis 15 Juli 2021. FOTO : RICO LET,s./PAPUADALAMBERITA.COM.

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Puluhan tenaga medis, para medis dan tenaga kesehatan melepas jenasah Ny. Wa Nurjati yang akrab disapa Risna yang meninggal akibat terpapar Covid -19, jenasah Nakes tersebut dilepas dalam upacara pelepasan jenasah yang dipimpin langsung Bupati Fakfak, Untung Tamsil, S.Sos, M.Si dengan didampingi Wakil Bupati Fakfak Yohana Dina Hindom, SE, MM dan Direktur RSUD Fakfak.

Upacara pelepasan jenasah Nakes tersebut berlangsung di halaman parkir RSUD Fakfak sekitar dan 18.00 WIT, walaupun pelepasan jenasah berlangsung dibawah guyuran hujan deras tetapi nampak suasana haru dari puluhan Nakes dan keluarga Almarhumah ketika melepas jenasah yang terbungkus dalam peti jenasah.

Rasa haru para Nakes atas kehilangan rekan kerja mereka yang pergi menghadap Sang Khalik akibat terpapar Covid -19 membuat puluhan Nakes tetap berdiri dibawah guyuran hujan.

Begitupun ketika mobil jenasah bergerak keluar meninggalkan halaman parkir RSUD Fakfak, para Nakes yang menghadiri upacara pelepasan jenasah hanya dapat mengucapan selamat jalan Kawan.

Diretur RSUD Fakfak, dr. Kariani Kastela, M.Kes, Sp. Rad, saat melepas jenasah, mengatakan, selamat jalan Wa Nurjati (Risna) dan terimah kasih atas segala pengabdian Almarhumah selama mengabdi di RSUD Fakfak, semoga pengabdian ini  menjadi Amal Ibdahanya.

Tak ada satupun manusia yang mampu menghalangi takdir Allah karena itu Direktur RSUD Fakfak menyampaikan turut beduka cita yang mendalam atas kepergian salah satu rekan kerja Nakes RSUD Fakfak, tuturnta  dr. Kariani Kastela, saat upacara pelepasan jenasah di halaman parkir RSUD Fakfak.

Bupati Fakfak Untung Tamsil, S.Sos, M.Si Didampingi Wakil Bupati Fakfak Yohana Dina Hindom, SE,MM Ketika Memimpin Upacara Pelepasan Jenasah Nakes Yang Meninggal Akibat Terpapar Covid -19. Kamis 15 Juli 2021. FOTO : RICO LET’s./PAPUADALAMBERITA.COM.

Orang nomor satu di RSUD Fakfak juga menyampaikan permohonan maaf dari seluruh pegawai rumah sakit kepada pihak keluarga bila dalam pelayanan selama Almarhumah menjalani perawatan di RSUD Fakfak ada yang kurang berkenan di hati keluarga, kiranya kita semua mengiklaskan kepergian almarhum dengan iringan doa, semoga mendapatkan tempat yang layak disisi Allah  SWT.

Sementara Bupati Fakfak, Untung Tamsil, S.Sos, M.Si,  dalam upacara pelepasan jenasah Nakes Ny. WON menyampaikan, turut berduka cita yang mendalam dari Pemerintah Kabupaten Fakfak maupun masyarakat Fakfak atas kepergian Almarhumah yang terpapar Covid -19.

Bupati juga mengatakan,  Almarhum sebagai salah satu pahlawan kemanusiaan dan pejuang garda terdepan penanganan Covid-19 di Kabupaten Fakfak karena itu karena itu kita patut mendoakan Almarhumah agar diterima Allah SW dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,

Bupati, berpesan dalam menghadapi kondisi saat ini ditengah pandemi Covid -19 agar tenaga kesehatan di Kabupaten Fakfak tetap semangat melayani masyarakat, tetap menjaga kesehatan dan imunitas tubuh karena pekerjaan sangat membutuhkan energi dan penuh dengan resiko.

Almarhum  Wa Nurjati lahir di Ambon Maluku pada 1 April 1971, bekerja sebagai ASN pada RSUD Kabupaten Fakfak. Pendidikan terakhir D-IV (Sarjana Sains Tarapan). Almarhum juga pernah mengenyam pendidikan dasar di SD Fatima Fakfak tahun 1985, SMP Negeri 1 Fakfak tahun 1988, Sekolah Menengah Analis Kesehatan Jayapura tahun 1993, D-III Poltekes Depkes Jogjakarta tahun 2009, Program Studi Diploma IV Analisis Kesehatan dengan gelar Sarjana Sains Tarapan.

Almarhum diangkat sebagai CPNS TMT 1 Maret 1994 tempat tugas Dinas Kesehatan Provinsi Daerah Tingkat 1 Irian Jaya dengan pangkat golongan Pengatur Muda (II/a) hingga pangkat terakhir IV/b tanggal 1 April 2019 dengan jabatan Penata Laboratorium Kesehatan Ahli Madya. Almarhum meninggalkan seorang suami pada Kamis 15 Juli 2021 pukul 13.00 WIT di RSUD Kabupaten Fakfak.(RL 07)

 

 

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *