PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Politeknik Kesehatan (Poltekes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Sorong, Program Studi (Prodi) Diploma III Keperawatan Fakfak melaksanakan sidang senat terbuka dalam rangka wisuda dan angkatan ahli madya keperawatan tahun akademik 2024 – 2025.
Sidang senat terbuka dalam rangka wisuda dan angkatan ahli madya keperawatan tahun akademik 2024 – 2025 ini, dipimpin langsung Wakil Direktur (Wadir) I Poltekes Kemenkes Srong, Yogik Setia Anggraini, Ners, M. MedEd, yang berlangsung di lantai 5 Ballroom Hotel Grand Papua Fakfak dengan mewisudakan 26 lulusan. Jumat (28/11/2025).
Dari 26 wisudawan lulus Prodi Diploma III Keperawatan Fakfak Poltekes Kemenkes Sorong, satu wisudawan lulus cumlaude dengan IPK 3,90 atas nama wisudawati Windy Viona Letsoin, Amd. Kep, sedangkan peringkat lulusan terbaik 2 atas nama Rizky Saimima, Amd. Kep dengan IPK 3,85 dan Wa Titin Agustin, Amd. Kep dengan IPK 3,84 sedangkan 23 wisudan dengan predikan sangat memuaskan.
Wisuda Program Studi Diploma III Keperawatan Poltekes Kemenkes Sorong, dihadiri Bupati Fakfak yang diwakili Asisten I Setda Fakfak, Arif H Rumagesan, S.Sos., M.Ap, Dandim 1803/Fakfak Letkol Inf. Wahlin Rahman, S.Pd, Kapolres Fakfak, Kadis Kesehatan Fakfak, civitas akademika Poltekes Kemenkes Sorong dan orang tua/wali wisudawan/waisudawati.
Asisten I Setda Fakfak Arif H Rumagesan, S.Sos., M.AP., yang mewakili Bupati Fakfak, memberikan apresiasi yang tinggi kepada para wisudawan atas keberhasilan menyandang gelar Ahli Madya Keperawatan (Amd.Kes)
Suasana Pelaksanaan Sidang Senat Terbuka Dalam Rangka Wisuda dan Angkatan Ahli Madya Keperawatan Tahun Akademik 2024 – 2025. Jumat (28/11/2025). FOTO : ENRICO. PAPUADALAMBERITA.COM.
Menurutnya, tenaga kesehatan, khususnya perawat, memegang peranan krusial sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan di masyarakat, mulai dari Puskesmas hingga Rumah Sakit.
”Kabupaten Fakfak membutuhkan tenaga kesehatan kompeten yang berintegritas serta memiliki kepedulian tinggi. Perawat adalah ujung tombak pelayanan kesehatan,” ujar Arif H Rumagesan dalam sambutannya di hadapan para wisudawan, orang tua, dan civitas akademika.
Dia mengatakan, di tengah tantangan dunia kesehatan yang dinamis, seperti perubahan pola penyakit dan upaya pemerataan akses kesehatan, Pemda Fakfak mengingatkan bahwa wisuda ini bukanlah akhir, melainkan gerbang awal pengabdian.
Pemda Fakfak komitmen untuk terus memperkuat sektor kesehatan melalui peningkatan fasilitas fisik maupun Sumber Daya Manusia (SDM). Namun, keberhasilan pembangunan kesehatan tersebut sangat bergantung pada kualitas pelayanan yang diberikan oleh para tenaga medis, ujarnya.
”Pegang teguh etika profesi, berikan pelayanan dengan hati, kejujuran, dan ketulusan. Bangun kepercayaan masyarakat melalui sikap dan tindakan,” pesan kepada para lulusan baru ini.
Lanjutnya, wisuda ini juga menjadi momentum untuk mempererat kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Fakfak dengan Poltekkes Kemenkes Sorong dalam mencetak SDM unggul di Tanah Papua.
“Pemda Fakfak berharap 26 lulusan baru ini tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga membawa semangat persaudaraan dan siap berkontribusi langsung dalam menekan angka masalah kesehatan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Fakfak,” pintanya
”Teruslah belajar dan tingkatkan keterampilan, karena tantangan dunia kesehatan terus berubah. Kalian adalah bagian dari masa depan pelayanan kesehatan di Kabupaten Fakfak,” tutupnya.(Enrico Letsoin)














