PAPUADALAMBERITA.COM.AIMAS – Ketua Umum Badan Kerjasama Organisasi Wanita Provinsi Papua Barat Daya periode 2025–2030, Ny. Ida Priyanti Nausrau, yang juga merupakan istri dari Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau, menghadiri sekaligus memberikan sambutan dalam kegiatan Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) I BKOW Papua Barat Daya yang berlangsung pada Selasa (28/4) di Hotel Aquarius Star, Aimas.
Kegiatan RAKERDA I tersebut mengusung tema “Optimalisasi Organisasi Perempuan dalam Rangka Membangun Papua Barat Daya Berkarakter”, yang menjadi refleksi penting terhadap peran strategis perempuan dalam pembangunan sosial, pendidikan keluarga, dan penguatan karakter masyarakat di Provinsi Papua Barat Daya.

Dalam sambutannya, Ny. Ida Priyanti Nausrau menyampaikan bahwa pelaksanaan RAKERDA pertama ini merupakan momentum yang sangat penting dan bersejarah bagi seluruh organisasi perempuan di Papua Barat Daya, mengingat BKOW sebagai organisasi induk perempuan baru saja resmi dilantik pada 17 Juni 2025 oleh Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu.
Menurut beliau, pelantikan tersebut menjadi tonggak awal perjalanan besar BKOW dalam mengemban amanat untuk menghimpun, menggerakkan, dan memberdayakan seluruh organisasi perempuan di Papua Barat Daya agar semakin solid dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Sebagai organisasi yang menaungi berbagai organisasi wanita, BKOW memegang peran strategis dalam menyatukan visi, memperkuat sinergi, serta mendorong partisipasi aktif perempuan dalam pembangunan daerah.
“Rakerda pertama ini menjadi langkah awal yang sangat penting untuk menentukan arah kebijakan dan program kerja BKOW ke depan. Kita ingin memastikan bahwa organisasi perempuan benar-benar hadir sebagai kekuatan sosial yang berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.
Beliau menegaskan bahwa perempuan memiliki posisi sentral sebagai pilar keluarga, pendidik generasi penerus, serta penggerak kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
Karena itu, penguatan kapasitas perempuan melalui organisasi yang sehat, aktif, dan terarah merupakan investasi besar dalam membangun Papua Barat Daya yang berkarakter.
Menurutnya, tema RAKERDA tahun ini memiliki makna mendalam bahwa organisasi perempuan harus mampu memaksimalkan potensi yang dimiliki agar lebih berdaya guna dan berhasil guna, baik dari aspek kelembagaan maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Melalui forum ini, BKOW ingin menyusun program kerja yang terukur, realistis, dan selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah, sekaligus memperkuat koordinasi dengan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten/Kota serta seluruh organisasi perempuan lainnya.
RAKERDA juga menjadi ruang konsolidasi internal untuk mengevaluasi berbagai tantangan organisasi serta merumuskan solusi yang inovatif dan aplikatif.
Ny. Ida berharap BKOW dapat menjadi “rumah besar” bagi seluruh organisasi perempuan di Papua Barat Daya, tempat untuk saling berbagi, saling mendukung, dan bersama-sama membangun perempuan yang mandiri, berdaya saing, dan berkontribusi bagi masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Sosial dan P3A Papua Barat Daya, Ketua TP-PKK Papua Barat Daya sekaligus Dewan Penasehat BKOW Ny. Orpa Susana Kambu, S.Pd, yang juga merupakan istri dari Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, Ketua Dharma Wanita Persatuan Papua Barat Daya, Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Papua Barat Daya, Wakil Ketua Daerah Jalasenastri Kodaerah XIV, Ketua-ketua organisasi wanita tingkat Provinsi Papua Barat Daya, serta Ketua-ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten/Kota se-Provinsi Papua Barat Daya.
Melalui RAKERDA I ini, BKOW Papua Barat Daya diharapkan semakin kuat sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pemberdayaan perempuan, memperkuat ketahanan keluarga, dan membangun Papua Barat Daya yang lebih maju dan berkarakter.(rustam madubun)














