Papua Barat

Rakerkesda 2025, Kadiskes Fakfak : Transformasi Kesehatan Dimulai Dari Pelayanan Primer

260
×

Rakerkesda 2025, Kadiskes Fakfak : Transformasi Kesehatan Dimulai Dari Pelayanan Primer

Sebarkan artikel ini
Dinas Kesehatan Fakfak
Kepala Dinas Kesehatan Fakfak, dr. Maulana Patiran, M.Kes. Selasa (16/12/2025). FOTO : ISTIMEWA. PAPUADALAMBERITA.COM.

PAPUADALAMBERITA.COM. ​FAKFAK – Pemerintah Kabupaten Fakfak menegaskan komitmennya dalam mengakselerasi pembangunan kesehatan melalui implementasi penuh Transformasi Kesehatan Nasional.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Fakfak, dr. Maluna Patiran,  dalam acara Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Kabupaten Fakfak 2025, yang berlangsung, Senin kemarin (15/12/2025) di lantai 5 Ballroom Hotel Grand Papua,

Rakerkesda Kabupaten Fakfak 2025, yang  diikuti para tenaga Kesehatan dan instansi teknis terkait  di Fakfak ini berfokus pada penguatan Integrasi Layanan Primer (ILP).

​Dalam sambutan Kadiskes Maulana, menyampaikan bahwa sektor kesehatan adalah pilar penting kemajuan daerah, sejalan dengan visi “Fakfak yang sehat, sejahtera, dan melesat ke depan,” serta mendukung cita-cita besar Indonesia Sehat 2025 dan Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, ​Integrasi Layanan Primer (ILP) jadi mandat utama dalam ​transformasi kesehatan, yang mulai diterapkan secara nasional pasca pandemi Covid-19, membawa perubahan fundamental dalam paradigma pelayanan.

Pelayanan kini kata dia, diwajibkan beroperasi melalui pola Integrasi Layanan Primer (ILP), mencakup Puskesmas, Puskesmas Pembantu (Pustu), hingga Posyandu.

Rakerkesda Kabupaten Fakfak Tahun 2025 Yang Berlangsung di Lantai 5 Ballroom Hotel Grand Papua Fakfak. Selasa (16/12/2025). FOTO : ENRICO. PAPUADALAMBERITA.COM.

“Integrasi Layanan Primer ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Saat ini, lima Puskesmas telah didampingi, dan hari ini kita resmi meluncurkan Puskesmas Sekban sebagai bagian dari implementasi transformasi ini,” ujar Maulana Patiran.

​Komitmen Pemda Fakfak, diwujudkan melalui empat program prioritas kesehatan yang selaras dengan kebijakan pusat, yakni : ​Pelayanan kesehatan gratis,
​Makanan pendamping pasien gratis, ​Program Ibu Hamil Bahagia.
​
Program tersebut lanjutnya, Pemkab Fakfak menunjukkan keseriusan dalam mendekatkan akses pelayanan dasar dengan merampungkan pembangunan enam Puskesmas baru di Distrik yang belum memiliki fasilitas, khususnya di
​Puskesmas Tomage,  ​Puskesmas Furwagi, ​Puskesmas Kayuni, ​Puskesmas Fakfak Barat, ​Puskesmas Arguni
​
​Pembangunan Puskesmas – Puskesmas tersebut, kata dia,  bertujuan agar setiap distrik memiliki minimal satu hingga dua Puskesmas, sehingga memastikan pelayanan kesehatan benar-benar dapat dirasakan seluruh masyarakat,

​Lebih lanjut Maulana menyebut, Rakerkesda Kabupaten Fakfak 2025 yang dilaksanakan ini, diharapkan menjadi wadah untuk menyatukan langkah dan gerak harmonis antara semua sektor, Puskesmas, RSUD, Dinas Kesehatan, lintas sektor, dan Pemerintah Daerah.

​”Kita tidak hanya dituntut untuk bergerak, tetapi bergerak cepat melalui berbagai lompatan kebijakan dan inovasi, demi mewujudkan transformasi kesehatan menuju Fakfak yang sehat dan sejahtera,” tuturnya.

Maulana berharap, hasil dari Rakerkesda ini akan menjadi tindak lanjut nyata yang diimplementasikan mulai tahun 2026 dan seterusnya, membawa “Transformasi Kesehatan yang Membara, Melesat menuju Fakfak yang Sehat dan Sejahtera,” tutup dia.(Enrico Letsoin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *