Satlantas Polres Manokwari saat melakukan razia kendaraan, Kamis (21/10/2021) di Jalan Trikora Wosi Manokwari, Papua Barat. PAPUADALAMBERITA. FOTO: SAT LANTAS POLRES MANOKWARI PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI... Razia Sat Lantas Temukan Kendaraan Dinas Pakai Nomor Polisi untuk Kendaraan Pribadi

Satlantas Polres Manokwari saat melakukan razia kendaraan, Kamis (21/10/2021) di Jalan Trikora Wosi Manokwari, Papua Barat. PAPUADALAMBERITA. FOTO: SAT LANTAS POLRES MANOKWARI

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Kepolisian Resor (Polres) Manokwari melalui satuan lalu lintas (Satlantas) menemukan satu unit kendaraan roda empat milik salah satu dinas memakai nomor polisi pribadi (plat hitam).

Terungkapnya pemakaiaan nomor polisi yang tidak sesuai dengan peruntukannya itu  setelah Sat Lantas Polres Manokwari menggelar razia kendaraan pada Kamis (21/10/2021)  sekitar 11.00 s/d 13.00 WIT di Jalan Trikora Wosi depan Toko Aman Jaya, Manokwari, Papua Barat.

Kendaraan roda empat jenis hilux terjaring razia dengan memakai nomor polisi PB 5940, namun setelah petugas melihat TNKB kendaraan tidak sama dengan nomor polisi yang dipakai, diketahui di TNKB terterah nomor polisi dinas (plat merah, red).

Atas pelanggaran tersebut, petugas Lantas Polres Manokwari melakukan penilangan sebagai pelanggaran TNKB. Petugas juga melakukan penindakan kepada empat pelanggaran penggunaaan helem, dan dua pelanggaran STNK.

Kasat Lantas Polres Manokwari mengatakan, dalam razia siang itu ada penindakan tujuh (7) yang jenis pelanggarannya berbeda-beda.

‘’Selain pendindakan, petugas juga memberikan teguran kepada 20 pelanggaran-pelanggaran sepeda motor, delapan (8) teguran pengguna kendaraan luar yang belum melapor tibakan kendaraan luar daerah,’’ ujar Kasat Lantas Polres Manokwari.

IPTU Subhan menambahkan,  bahwa sasaran dari razia kendaraan daiantaranya pelanggaran penggunaan helm standar, pelangaran penggunaan, knalpot racing dan kelengkapan lainnya bagi sepeda motor, dan kelengkapan administrasi kendaraan luar daerah.

‘’Satlantas Polres Manokwari dengan adanya pelaksanaan (razia, red) ini maka secara umum seluruh masyarakat dapat mematuhi peraturan lalu lintas dan secara khusus dapat menekan pelanggaran lalu lintas serta kecelakaan lalu lintas di kabupaten Manokwari. Kita harus sama-sama menyadari bahwa barometer kemajuan sebuah kota di ukur dari bagaimana tingkat kesadaran lalu lintas masarakatnya,’’ sebut Subhan.

‘’Kami sebenarnya tidak teralalu berharap melaksanakan tindakan penilangan kepada masyarakat dan lebih menginginkan masyarakat untuk mau berprilaku tertib berlalu lintas, disiplin itu tidak perlu karena ada polisi melainkan adalah kebutuhan bersama. Ayo bersama tertib lalu lintas menuju Manokwari nol pelanggaran lalu lintas,’’ IPTU Ohoimas.(tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *