Papua Barat

Sampah di TPA Air Merah Tak Terurus, Minta Perhatian Dinas PUPR2KP Fakfak

368
×

Sampah di TPA Air Merah Tak Terurus, Minta Perhatian Dinas PUPR2KP Fakfak

Sebarkan artikel ini
Dinas PUPR2KP Fakfak
Kondisi Sampah Yang Menumpuk di TPA AIr Merah, Wagom Utara, Distrik Pariwari, Kabupaten Fakfak. Sabtu (08/11/2025). FOTO : ENRICO. PAPUADALAMBERITA.COM.

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Sampah dari masyarakat Fakfak menumpuk di tempat pembuangan akhir (TPA) air merah, Kelurahan Wagom Utara, Distrik Pariwari, Fakfak – Papua Barat. Sampah yang menumpuk di TPA tersebut sudah terjadi sejak satu minggu hingga nyaris menutup akses jalan Kadamber.

Menumpuknya sampah di TPA yang terjadi sejak seminggu, membuat warga dan pengendara kendaraan bermotor mengeluh karena menimbulkan bau tidak sedap, bahkan tumpukan sampah nyaris menutup akses jalan Kadamber.

Kondisi menumpuknya sampah yang terjadi di TPA Air Merah, Wagom Utara membuktikan kelalaian Bidang Kebersihan, Pemakaman, dan Pertamanan pada Dinas Pekerjaan Umum, pada Dinas Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PUPR2KP) Fakfak, terhadap persoalan sampah di TPA.

Persoalan sampah yang tidak terurus di TPA dapat menyebabkan berbagai masalah, termasuk pencemaran lingkungan (air tanah, udara) dan dampak negatif pada kesehatan warga sekitar, seperti bau busuk dan penyakit pernapasan.

Sampah Yang Tak Terurus di TPA, Nyaris Menutup Akses Jalan Kadamber. Sabtu (08/11/2025). FOTO : ENRICO. PAPUADALAMBERITA.COM.

Beberapa warga di lokasi TPA, kepada papuadalamberita.com., (Sabtu, 08/11/2025),  membenarkan penumpukan sampah yang tidak terusus ini, sudah terjadi sejak satu minggu. “Sudah satu minggu tidak ada petugas mengoperasikan alat berat (Excavator dan Bulldoser) untuk pemadatan sampah sehingga volume penumpukan terus bertambah,” ujarnya.

Menurut warga tersebut, sudah satu minggu Bidang Kebersihan, Pemakaman, dan Pertamanan pada PUPR2KP Kabupaten Fakfak, tidak memberikan solar untuk pengoperasian excavator dan bulldoser sehingga berdampak pada menumpuknya sampah di lokasi TPA Air Merah.

“Sudah satu minggu excavator dan bulldoser yang ada di TPA tidak bisa beroperasi ini akibat tidak ada suplai bahan bakar dari Dinas PUPR2KP Fakfak, sehingga untuk memindahkan dan memadatkan sampah yang masuk terus menumpuk hingga nyaris menutup akses jalan dan menimbulkan bau yang kurang enak” ujar meraka yang sedang mencari sampah.

Ternyata penyebab sampah yang terus menumpuk hingga nyaris menutup badan jalan dan menimbulkan bau tidak sedap akibat Dinas PUPR2KP Fakfak tidak menyuplai bahan bakar untuk pengoperasian excavator dan bulldoser guna memindahkan dam memadatkan sampah tersebut.

Beberapa pengendara kendaraan bermotor yang melewati lokasi TPA, mengatakan, tumpukan sampah yang nyaris menutup jalan sangat mengganggu perjalanan di lokasi tersebut bahkan kondisi ini menimbulkan bau yang tidak sedap.

Karena itu, para pengendara kendaraan bermotor yang melewati lokasi TPA,  meminta perhatian Dinas PUPR2KP untuk mengatasi persoalan penumpukan sampah di lokasi tersebut, sehingga sampah yang terus masuk tidak menutup akses jalan dan tidak menimbulkan bau tak sedap bagi warga sekitar.(Enrico Letsoin)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *