Bupati Fakfak Untung Tamsil, S.Sos.,M.Si. PAPUADALAMBERITA.COM. FOTO : Istimewa. PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Tak dapat dipungkiri, hingga memasuki triwulan ke 3 penyerapan Anggaran Pendapatan Belanja... Serapan APBD 2022 di Triwulan 3  Sangat Rendah, Bupati Fakfak Harap Pimpinan OPD Genjot Penyerapan Anggaran

Bupati Fakfak Untung Tamsil, S.Sos.,M.Si. PAPUADALAMBERITA.COM. FOTO : Istimewa.

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Tak dapat dipungkiri, hingga memasuki triwulan ke 3 penyerapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2022 Kabupaten Fakfak sangat rendah.

Realisasi penyerapan APBD 2022 di triwulan ke  3  baru mencapai sekitar 20 persen, karena sangat rendahnya penyerapan APBD, Bupati Fakfak, Untung Tamsil, S.Sos, M.Si, berharap agar pimpinan – pimpinan  organisasi perangkat daerah (OPD) dapat memperhatikan penyerapan APBD 2022.

“Realisasi penyerapan APBD Kabupaten Fakfak di triwulan ke 3 baru mencapai 20 persen sehingga saya berharap kepada pimpinan – pimpinan OPD untuk memperhatikan hal ini dan secepatnya bisa menggerakan sistemnya masing – masing agar realisasi APBD kita dapat berjalan sesuai dengan yang di harapkan”, tegas Bupati Fakfak Untung Tamsil, S.Sos., M.Si., saat pelantikan 13 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan 56 Pejabat Administrasi di gedung KONI Kabupaten Fakfak, Kamis (4/8/2022).

Menurutnya, penyerapan APBD 2022 yang sangat rendah hingga di triwulan ke 3 ini, terkendala pada pelaksanaan pengadaan barang dan jasa, termasuk belum adanya pejabat – pejabat defitinif di beberapa OPD.

Karena itu lanjutnya,  dengan adanya pelantikan beberapa pejabat definitif yang dilaksanakan Pemda Fakfak  diharapkan dapat mendorong penyerapan APBD 2022 di OPD masing – masing sehingga dapat mencapai target penyerapan anggaran.

“Belanja publik kita saja sudah diangka kurang lebih Rp.300 Miliar, kalau itu semua bisa jalan, baik dari Dana Alokasi Kusus (DAK), DT Otsus maka penyerapan anggaran juga akan berjalan baik,  kendalanya pada pelaksanaan pengadaan barang dan jasa yang harud didorong sehingga penyerapan APBD dapat berjalan baik”, ungkapnya.

Dikatakan, dampak rendahnya realiasi penyerapan APBD 2022 di Kabupaten Fakfak di triwulan ke 3 tentunya mempengaruhi roda perekonomian disetiap sektor – sektor kehidupan di daerah ini.

“Saat saya meninjau pasar, mama – mama mengeluh dengan kondisi ini, apa lagi disaat pandemi saat ini, saya hanya bisa mendengar dan mengelus dada, sebagai Bupati saya hanya bisa mengeluaran beberapa statement (pernyataan) dan kebijakan tetapi yang melaksanakan tugas dan tanggung jawab adalah pimpinan OPD masing – masing”, tutur Untung Tamsil.

“Program dan anggaran itu ada di pimpinan – pimpinan OPD masing – masing, bukan ada pada Bupati dan Wakil Bupati, Kami (Bupati dan Wakil Bupati) hanya sebagai pengambil kebijakan, kalau pimpinan OPD tidak mendukung sistem ini maka saya yakin dan percaya bahwa apa yang diharapkan mama – mama di pasar, nelayan di pinggir pantai mereka akan terus menangis dan tidak bisa Tersenyum sesuai visi – misi Pemerintah saat ini”, ucapnya.

Karena itu, dengan pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama dan pejabat adminstrasi yang baru saja dilaksanakan diharapkan dapat memacu penyerapan APBD 2022 sehingga dapat tercapai target penyerapan anggaran, tutupnya.(RL 07)

 

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!