Papua Barat

Suami, Istri, dan Anak Tersangka Pembunuhan ART, Mayat dalam Mobil Inova

445
×

Suami, Istri, dan Anak Tersangka Pembunuhan ART, Mayat dalam Mobil Inova

Sebarkan artikel ini

PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Manokwari resmi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap Indri (60-an), asisten rumah tangga (ART) yang bekerja di Wisma Jaya, Jalan Pasir Wosi, Manokwari.

Baca juga: Mayat di Mobil Inova Dipukul Sapu, Ditekan dengan Bantal Hingga Tewas, 8 Tulang Iga Patah

Ketiga tersangka tersebut adalah pemilik Wisma Jaya Budi Christian Gusyanto (54); istrinya Luciana Lawrence (59); serta anak mereka Febryan Alfonsius Gusyanto (29). Mereka diduga terlibat langsung maupun tidak langsung dalam rangkaian kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Penetapan itu disampaikan oleh Kapolresta Manokwari Kombes Pol Ongky Isgunawan, SIK, dalam konferensi pers di Mapolresta Manokwari, Senin (8/12/2025).

Kapolresta turut didampingi Kasat Reskrim AKP Agung Gumar Samosir S.Tr.K., SIK; Kasi Humas Ipda Ismanto; Kanit Pidum Ipda Erron Wanma; Katim Tekab Joni Sada; serta Wakasat Reskrim Ipda Syarif Maruapey.

Tiga Orang Berperan, Polisi: Perbuatan Tersangka Terbukti Lewat Visum dan Otopsi

Dalam rilisnya, Kapolresta menegaskan bahwa ketiga tersangka memiliki peran masing-masing dalam tindak pidana yang menyebabkan tewasnya korban.

“Penyidik telah mengantongi alat bukti hasil visum dan otopsi yang cukup sehingga kami menetapkan tiga orang sebagai tersangka,” ujar Kapolresta.

Dari hasil penyidikan, korban diduga mengalami rangkaian kekerasan sebelum akhirnya meninggal dunia. Jenazah korban kemudian ditemukan di dalam mobil Inova hitam, saat para tersangka mencoba memindahkan jasad korban pada Sabtu dini hari.

Kasus Ini Sangat Menyita Perhatian Publik. Korban diketahui merupakan perempuan lanjut usia yang disebut sangat rentan.

Fakta bahwa korban diduga mengalami kekerasan di lingkungan kerja membuat kasus ini menyita perhatian masyarakat.

Kapolresta menambahkan bahwa aparat masih mendalami motif para tersangka serta rangkaian kekerasan yang dialami korban. (rustam madubun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *