Papua Barat

Suara Fraksi NasDem Untuk RSUD Fakfak, Marcel Rahamitu : Kami Kecewa Pasien Covid -19 Banyak Meninggal Hasil RDP Tidak Ditindak Lanjuti

152
×

Suara Fraksi NasDem Untuk RSUD Fakfak, Marcel Rahamitu : Kami Kecewa Pasien Covid -19 Banyak Meninggal Hasil RDP Tidak Ditindak Lanjuti

Sebarkan artikel ini

Ketua Fraksi NasDem DPRD Fakfak, Marcelus Rahamitu, S.Pt. M.Pd. FOTO : Istimewa./PAPUADALAMBERITA.COM. 

PUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Selama sebulan lebih dari Juni hingga Juli 2021 tingkat kematian pasien yang terpapar Covid -19 meningkat, bayangkan saja hingga saat ini sudah 22 pasien Covid -19 yang dirawat di RSUD Fakfak meninggal.

Dalam beberapa hari terakhir ini suara mobil ambulans yang keluar dari kamar jenasah RSUD Fakfak terus mengaung menuju pekuburan Covid -19 yang terletak di jalan Kadamber Wagom Utara Distrik Pariwari Fakfak Papua Barat.

Meningkatnya angka kematian pasien Covid -19, membuat Fraksi NasDem yang ada di kursi DPRD Fakfak berang, melalui suara Ketua Fraksi NasDem di DPRD Fakfak Marcelus Rahamitu, S.Pt, M.Pd, mulai menyoroti kinerja RSUD Fakfak yang saat ini dipimpin dr. Kariani Kastela, M.Kes, Sp.Rad.

Menurut Marcelus Rahamitu, meningkatnya angka kematian pasien Covid -19 di RSUD Fakfak harus dipertanyakan kinerja RSUD Fakfak, pasalnya hasil rapat dengar pendapat (RDP) Dewan bersama pihak RSUD Fakfak yang berlangsung beberapa waktu lalu diduga tidak menjadi perhatian pihak RSUD.

“Ternyata hasil RDP dengan DPRD hampir 3 Minggu lalu, dimana rekomendasi DPR untuk RSUD tidakk ditindak lanjuti sehingga informasi terkait krisis obat dan infus untuk pasien Covid -19 0 di rumah sakit tetap kosong”, tutur Marcel Rahamitu kepada media online papuadalamberita.com. via kontak WhatsAap. (Senin 26/07/2021).

Lanjutnya lagi, lebih disayangkan ada beberapa pasien Covid -19  yangg dirawat di rmh sakit terpaksa keluar dan memilih untuk menjalani perawatan di luar RSUD Fakfak karena rumah sakit terkesan, standar operasional prosedur (SOP) penangan pasien Covid -19 tidak jalan.

Kata dia, kita di Fakfak belum ada varian baru tetapi terkesan lambat penanganannya, DPR sudah sarankan kalau itu terkait anggaran, silakan OPD terkait ajukan karena masalah Covid -19 saat ini di Fakfak sudah darurat, kita ada Dana Belanja Tak Terduga (BTT), jangan tunggu lagi refocusing guna pembelian obat dan penanganan Menejemen RSUD.

“Kami (DPRD Fakfak) dalam RDP dengan RSUD Fakfak sudah sarankan kalau terkait dengan anggaran untuk penanganan pasien Covid -19 jangan lagi tunggu dana refocusing, OPD terkait dapat mengajukan dana BTT guna pembelian obat dan penanganan manajemen RSUD”, tegasnya.

Melihat kondisi yang terjadi saat ini, ditengah darurat Covid -19 di Kabupaten Fakfak dengan meningkatnya kematian pasien Covid -19 selama sebulan ini, Ketua Fraksi NasDem menyarakan agar Bupati Fakfak, Untung Tamsil, S.Sos, M.Si, perlu untuk melakukan evaluasi manejemen Rumah Sakit Daerah ini.

“Saya (Ketua Fraksi NasDem) berharap agar Bupati Fakfak segera mengevaluasi manajemen RSUD Fakfak sehingga angka kematian pasien Covid -19 di RSUD Fakfak dapat ditekan”, tutup Marcelus Rahamitu.(RL 07)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *