Papua Barat

Tahun 2023, PN Fakfak Tangani 68 Perkara Pidana, 10 Perkara Perdata dan 167 Perkara Lalu Lintas

250
×

Tahun 2023, PN Fakfak Tangani 68 Perkara Pidana, 10 Perkara Perdata dan 167 Perkara Lalu Lintas

Sebarkan artikel ini
Pengadilan Negeri Fakfak
Juru Bicara Pengadilan Negeri Fakfak, Reynold S.E.M.P Nababan, S.H.. Jumat (19/1/2024). FOTO : ISTIMEWA. PAPUADALAMBERITA.COM.

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Pengadilan Negeri (PN) Fakfak Papua Barat, mencatat sepanjang tahun 2023 menangani sejumlah perkara, baik perkara pidana, perdata maupun perkara Lalu Lintas.

Hakim Pengadilan Negeri Fakfak yang juga sebagai juru Bicara Humas, Reynold S.E.M.P Nababan, S.H., kepada papuadalamberita.com. mengatakan, pada tahun 2023 Pengadlan Negeri Fakfak telah mnangani 68 Perkara Pidana yang terdiri dari 65 perkara pidana biasa dan 3 perkara pidana anak.

“Dari 65 perkara pidana biasa tersebut, 63 perkara telah diputuskan di tahun 2023 sedangkan 2 perkara yang belum sempat diputuskan karena dilimpahkan di akhir tahun 2023,” ungkap Reynol Nababan, S.H.

Menurutnya, untuk perkara pidana biasa seperti miras, judi, penganiayaan, narkoba, dan perbuatan asusila sangat berimbang sedangkan untuk perkara pencurian, kasus penghilangan nyawa dan kasus kosmetik tanpa izin edar sedikit perkaranya.

Lanjutnya, untuk perkara perdata sepanjang tahun 2023 Pengadilan Negeri Fakfak menangi perkara gugatan sebanyak 10 perkara dan semuanya sudah putus.

Namun dari 10 perkara perata tersebut, ada 2 perkara yg mengajukan banding yakni perkara Esther Sintawati vs Bupati Fakfak  – kelapa BNPD – Direktur RSUD dan parkara Irianto Patiran dkk vs Pertamina dkk.

“Dari 10 perkara perdata di tahun 2023 yang terbanyak adalah gugatan perceraian.” ucap Reynold kepada media ini melalui kontak WhatsAap, Kamis (18/1/2023).

Sementara perkara Lalu Lintas yang masuk di Pengadilan Negeri Fakfak sepanjang tahun 2023 sebanyak 167 perkara. Dari perkara Lalu Lintas semuanya telah diputus dan tidak terdapat tunggakan perkara, tutur lelaki kelahiran Ujung Pandang (Makasar) yang akrab disapa Reynold.

Selain itu kata Jubir Pengadilan Negeri Fakfak, untuk perkara gugatan sederhana sebanyak 3 perkara dan semuanya sdh putus di tahun 2023 dan tdk ada yg mengajukan upaya hukum sedangkan perkara perdata permohonan tahun 2023 sebanyak 64 permohonan dan semuanya sdh putus dan tidak ada upaya hukum.

Selama tahun 2023, Pengadilan Negeri Fakfak juga melayani pembuatan surat keterangan bebas pidana untuk kepentingan calon anggota legislatif dan calon kepala kampung sebanyak 868 permohonan termasuk melayani permohonan legalisir sebanyak 429 permohonan, Permohonan Waarmerking sebanyak 7 permohonan dan  pendaftaran surat kuasa khusus sebanyak 66, tutup Jubir Pengadilan Negeri Fakfak, Reynold Nababan, SH.(RL 07)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *