NasionalOlahragaPapua Barat

Tetap Setia pada Oranje, AS 1, Syors Marini Jagokan Belanda Juara Dunia

978
×

Tetap Setia pada Oranje, AS 1, Syors Marini Jagokan Belanda Juara Dunia

Sebarkan artikel ini
Asisten I Setda Papua Barat, Drs. Syors Alberth Ortisanz Marini, M.Si., diwawancarai wartawan terkait imbauan kepada ASN dan masyarakat menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026 di Kantor Gubernur Papua Barat, Manokwari, Senin (1/6/2026). FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARIHitung mundur menuju Piala Dunia 2026 semakin mendekati garis awal.

Turnamen sepak bola terbesar di dunia itu diprediksi menjadi salah satu edisi paling meriah dalam sejarah setelah menghadirkan format baru dengan 48 negara peserta dan digelar di tiga negara sekaligus, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Empat tahun lalu, dunia menyaksikan duel dramatis antara Argentina dan Prancis pada final Piala Dunia 2022 di Qatar.

Saat itu, Argentina keluar sebagai juara setelah mengalahkan Prancis 4-2 melalui adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 3-3 hingga babak perpanjangan waktu berakhir.

Menjelang bergulirnya turnamen tahun ini, berbagai prediksi mulai bermunculan.

Salah satunya datang dari Asisten I Sekretariat Daerah Papua Barat Bidang Pemerintahan, Kesejahteraan Rakyat, dan Otonomi Khusus, Drs. Syors Alberth Ortisanz Marini, M.Si., yang menjagokan Belanda sebagai calon juara dunia.

“Saya prediksi Belanda bisa menjadi juara tahun ini,” kata Syors saat ditemui wartawan di Kantor Gubernur Papua Barat, Senin (1/6/2026).

Dukungan Syors terhadap tim berjuluk Oranje itu bukanlah pilihan sesaat.

Ia mengaku telah menjadi pendukung setia Belanda sejak lama, bahkan ketika tim tersebut kerap gagal mewujudkan impian meraih trofi Piala Dunia.

“Saya dari dulu sampai sekarang tetap Belanda. Walaupun nanti di tikungan kalah, saya tetap pendukung,” ujarnya sambil tersenyum.

Ketika ditanya alasan mendukung tim asal Negeri Kincir Angin tersebut, Syors mengaku memiliki kedekatan emosional yang telah tumbuh sejak lama.

“Kalau Belanda memang dari dulu karena ada darahnya ke arah situ, jadi dari dulu memang sudah begitu,” katanya.

Belanda sendiri merupakan salah satu negara dengan tradisi kuat dalam sepak bola dunia. Meski belum pernah meraih gelar juara dunia, Oranje tercatat tiga kali menjadi finalis, yakni pada 1974, 1978, dan 2010.

Gaya bermain menyerang yang dikenal sebagai “Total Football” menjadikan Belanda memiliki tempat tersendiri di hati para pecinta sepak bola dunia.

Menurut Federasi Sepak Bola Internasional atau Fédération Internationale de Football Association (FIFA), Piala Dunia 2026 akan menjadi turnamen pertama yang diikuti 48 negara peserta.

Format baru tersebut membuat jumlah pertandingan meningkat secara signifikan dibandingkan edisi-edisi sebelumnya.

Pada fase penyisihan grup saja akan dimainkan 72 pertandingan. Secara keseluruhan, turnamen ini diperkirakan menyajikan lebih banyak laga, lebih banyak negara peserta, dan lebih banyak cerita yang akan mewarnai perjalanan menuju partai final.

Di Papua Barat, atmosfer Piala Dunia mulai terasa seiring semakin dekatnya pertandingan pembuka. Antusiasme masyarakat diperkirakan meningkat, terutama karena sebagian besar pertandingan akan berlangsung pada dini hari hingga pagi hari waktu Indonesia.

Meski demikian, Pemerintah Provinsi Papua Barat mengingatkan masyarakat untuk tetap menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga keamanan selama berlangsungnya pesta sepak bola empat tahunan tersebut.

Euforia sepak bola, menurut Syors, harus menjadi sarana mempererat persaudaraan dan kebersamaan, bukan memicu gesekan antarsuporter.

“Piala Dunia adalah pesta olahraga dunia. Mari kita nikmati dengan gembira, tetap sportif, dan menjaga keamanan bersama,” ujarnya.

Apakah Oranje akhirnya mampu mengakhiri penantian panjang dan mengangkat trofi emas pertama mereka pada 2026? Jawabannya akan mulai terungkap ketika bola pertama Piala Dunia bergulir 10 hari mendatang.(rustam madubun)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *