Papua Barat

Tragedi di Amban, Polisi Ungkap Dugaan Pembunuhan di Jurang Kampung Dowansiba

583
×

Tragedi di Amban, Polisi Ungkap Dugaan Pembunuhan di Jurang Kampung Dowansiba

Sebarkan artikel ini
jasad korban dalam kantong jenazah di RSUD Manokwari. FOO: FR.ISTIMEWA

PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Warga Kampung Dowansiba, Kelurahan Amban, Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, digemparkan dengan penemuan seorang pemuda berinisial UDP (20) yang ditemukan meninggal di jurang setempat.

Kanit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Manokwari, IPDA Eron Wanma, menjelaskan kronologi kasus yang diduga terjadi akibat dendam pribadi yang tidak terkait langsung dengan korban.

“Dugaan sementara, kasus ini bermula dari pertemuan korban dengan pelaku utama berinisial TW, untuk minum bersama jenis minuman Cap Tikus yang dicampur minuman lokal. Setelah minum sekitar pukul 16.00 WIT sampai sekitar pukul 23.00 WIT, korban dieksekusi pelaku di kuburan Amban,” kata IPDA Eron Wanma.

Eron menambahkan, pelaku mengaku memiliki dendam terhadap salah satu anggota keluarga korban, sehingga korban menjadi sasaran.

“Korban ditikam di leher, kemudian pelaku memanggil dua temannya untuk membantu mengangkat jenazah hingga ke pinggir jurang dan membuangnya. Dari pengukuran tim di lapangan, jarak dari titik awal hingga jurang sekitar 36 meter,” jelasnya.

Kasus ini mulai menemui titik terang ketika pelaku utama menyerahkan diri ke Polresta Manokwari pada Selasa (12/12) sekitar pukul 08.00 WIT.

“Mungkin ia merasa bersalah, sehingga menyerahkan diri. Tim langsung ke TKP, kemudian mengembangkan kasus hingga menjemput dua temannya yang diduga terlibat,” tambah Eron.

Atas perbuatannya, pelaku utama dikenai Pasal 340 dan 338 KUHP. Sementara dua teman korban, SOM dan MLW, dikenai Pasal 55 dan 56 KUHP.

“Pelaku utama hanya satu orang, sedangkan barang bukti berupa pisau yang digunakan pelaku untuk menikam korban saat ini masih dalam pencarian tim di sekitar TKP,” ujar Kanit.

Jenazah korban saat ini (siang tadi sekitar pukul 15.00, red) berada di kamar mayat, sementara pihak keluarga telah membuat laporan resmi ke Polres Manokwari.

Polisi terus melakukan penyelidikan dan pendalaman terhadap kasus ini, moto

Pantauan wartawan di Polresta Manokwari dan Rumah Sakit Umum Manokwari siang tadi memperlihatkan suasana duka yang menyelimuti keluarga korban. Kesedihan mendalam tampak jelas saat ibu korban, usai menyelesaikan laporan polisi, melangkah pelan menuju ruang jenazah.(rustam madubun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *