Papua Barat

Tuhan Jawab Doa Honorer: 1.299 Tenaga Pemprov Papua Barat Diangkat CPNS dan PPPK

360
×

Tuhan Jawab Doa Honorer: 1.299 Tenaga Pemprov Papua Barat Diangkat CPNS dan PPPK

Sebarkan artikel ini
Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan, M.Si menyalami dan memberi semangat kepada sejumlah pegawai honorer usai memimpin Apel ASN Pemerintah Provinsi Papua Barat di Kantor Gubernur Papua Barat, Manokwari, Senin (5/1/2026). FOTO: PAPUADALAMBERITA.COM

PAPUADALAMBERITA.COM .MANOKWARI–Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan, M.Si menegaskan komitmen pemerintah pusat terhadap pengangkatan tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat.

Penegasan itu disampaikan Gubernur saat memimpin Apel Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Papua Barat di Kantor Gubernur Papua Barat, Senin (5/1/2026).

Baca juga: Resmi! Menteri PANRB Tetapkan 1.002 Honorer Jadi ASN Pemprov Papua Barat

Gubernur Dominggus menyebut, doa dan kerja keras para tenaga honorer akhirnya terjawab dengan terbitnya Surat Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB).

“Honorer semangat. Kita sudah usul semua, sudah oke. Tuhan dengar doa kalian, Tuhan sudah jawab,” ujar Gubernur di hadapan peserta apel.

Ia menjelaskan, pada 24 Desember 2025, MenPAN-RB secara resmi menetapkan 1.002 tenaga honorer Pemerintah Provinsi Papua Barat untuk diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Pegawai honorer mengikuti Apel ASN Pemerintah Provinsi Papua Barat di halaman Kantor Gubernur Papua Barat, Manokwari, Senin (5/1/2026).FOTO: PAPUADALAMBERITA.COM

Penetapan tersebut tertuang dalam SK MenPAN-RB Nomor 1336Tahun 2025 tertanggal 24 Desember 2025, yang sebelumnya juga telah diberitakan papuadalamberita.com.

Tak hanya itu, pada tanggal yang sama, MenPAN-RB kembali menerbitkan SK Nomor 1336 Tahun 2025, juga tertanggal 24 Desember 2025, yang mencakup tambahan formasi tenaga honorer.

“Total keseluruhan ada 1.299 tenaga honorer yang diangkat sebagai CPNS dan PPPK di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat. Puji Tuhan,” kata Gubernur.

Gubernur merinci, dari 1.002 honorer, sekitar 600 orang diangkat sebagai CPNS dan sekitar 400 orang sebagai PPPK. Sementara itu, 297 orang lainnya seluruhnya diangkat sebagai CPNS, karena masih berusia di bawah 35 tahun.

Kelompok 297 orang tersebut, lanjut Gubernur, termasuk para peserta sekolah kedinasan yang selama ini dibiayai Pemerintah Provinsi Papua Barat, di antaranya yang menempuh pendidikan di Akademi Pemerintahan Dalam Negeri di Yogyakarta, dan telah disetujui masuk dalam formasi 2.097.

“Jadi kalau ditotal, 1.299 ini akan diangkat dalam formasi CPNS dan PPPK. Ini berkat dan anugerah Tuhan,” tegas Dominggus.

Gubernur juga menginstruksikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, khususnya BKD, agar segera menindaklanjuti keputusan tersebut dengan berkoordinasi bersama BKN Kantor Regional XIV.

“Segera disampaikan ke BKN Kanreg XIV supaya prosesnya cepat selesai. SK diproses satu per satu dan segera diserahkan ke dinas masing-masing agar mereka bisa langsung bekerja,” tandasnya.

Dengan penetapan ini, Pemerintah Provinsi Papua Barat berharap pengangkatan CPNS dan PPPK dapat memperkuat pelayanan publik serta meningkatkan kesejahteraan tenaga honorer yang selama ini telah mengabdi.

Dijadwalkan Selasa pagi ini akan digelar apel gabungan honorere dan P3K formasi 1002 di kantor gubernur PApua Barat.(rustam madubun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *