fbpx
PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Pemerintah pusat melalui Kementrian Perhubungan RI di Jakarta tetap berkoitmen memperhatikan pembangunn dua Bandara di Kabupaten Fakfak Provinsi Papua Barat. yakni... UPBU Torea Usulkan Rp50 Miliar Dana Pengembangan Bandara Torea Fakfak
Bandara Torea Kabupaten Fakfak Provinsi Papua Barat. FOTO: RICO/PAPUADALAMBERIAT.com

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Pemerintah pusat melalui Kementrian Perhubungan RI di Jakarta tetap berkoitmen memperhatikan pembangunn dua Bandara di Kabupaten Fakfak Provinsi Papua Barat. yakni Pembangunan Bandara Kampung Siboru dan pengembangan Bandara Torea Fakfak.

Kepala Unit Pengawasan Bandar Udara (Ka. UPBU) Torea Fakfak, Indriawan, mengatakan, pembangunan Bandara baru di Siboru Distrik Wertutin Kabupaten Fakfak Papua Barat yang telah dialokasikan dananya sebesar kurang lebih 70 Miliart melalui APBN 2019, tidak akan mengganggu rencana UPBU Torea untuk mengembangkan Bandara Torea Fakfak.

“Pengembangan Bandara Torea Fakfak tetap akan menjadi perhatian Dirjen Perhubungan Udara Kementrian Perhubungan RI karena itu dalam waktu dekat UPBU Torea Fakfak akan mengusulkan dana pengembangan Bandara Torea agar dapat dimasukan pada APBN 2020”, tutur Indriawan, di ruang kerjanya kemarin (Selasa, 9/7).

Menurutnya, UPBU Torea Fakfak masih membuhtuhkan dana sebesar 50 Miliart untuk biaya pengembangan Bandara Torea Fakfak sepanjang 200 meter. Pengembangan Bandara Torea sepanjang 200 meter di pandang perlu, pasalnya kondisi Bandara Torea saat ini hanya memiliki panjang 1.200 meter sehingga  dari sisi keamanan belum memenuhi kalayakan keamanan Bandara.

Karena itu, lelaki berdarah Jawa Timur ini berharap agar dari estimasi dana sebesar 50 Miliart untuk kebutuhan perpanjangan Bandara Torea sepanjang 200 meter yang nantinya diusulkan dapat disetujui Dirjen Perhubungan Udara untuk dimasukan dalam APBN 2020.

“Kalau dana yang diusulkan masuk pada APBN 2020 maka perpanjangan Bandara Torea sepanjang 200 meter sudah dapat dilaksanakan pada tahun depan”, tuturnya kepada Papuadalamberita.com. (ric)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!