Papua Barat

Wagub Papua Barat Pertanyakan Program Papua Cerdas dan Papua Sehat yang Jalan di Tempat

270
×

Wagub Papua Barat Pertanyakan Program Papua Cerdas dan Papua Sehat yang Jalan di Tempat

Sebarkan artikel ini
Wagub Papaua Barat Mohamad Lakotani saat memimpin Apel Gabungan ASN Senin (29/9/2025). FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA

PAPAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani, SH., M.Si., menyoroti lambannya pelaksanaan program prioritas Pemerintah Provinsi Papua Barat, yakni Papua Barat Cerdas dan Papua Barat Sehat.

Hal tersebut disampaikannya saat memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Papua Barat, Senin (29/9/2025).

Dalam arahannya, Wagub Lakotani menegaskan agar Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Dinas Kesehatan segera menjalankan program tersebut secara nyata di lapangan.

Menurutnya, hingga memasuki akhir September, program yang menjadi komitmen daerah untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia itu belum menunjukkan progres signifikan.

“Program Papua Barat Cerdas, Papua Barat Sehat, dan Papua Barat Produktif jangan hanya berhenti pada tataran wacana. Kita sudah hampir masuk bulan Oktober, tapi masih jalan di tempat. Ini harus segera dilaksanakan,” tegas Lakotani.

Ia juga mempertanyakan kehadiran para pejabat teknis, baik sekretaris dinas maupun kepala bidang, yang seharusnya menjadi motor penggerak pelaksanaan program.

Lakotani menilai ketidakhadiran maupun lemahnya kinerja pejabat terkait akan berdampak pada keterlambatan realisasi program pembangunan daerah.

Selain pendidikan dan kesehatan, Wagub turut mengingatkan dinas-dinas teknis di sektor ekonomi agar bekerja lebih cepat dan cermat dalam mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Menurutnya, tanpa manajemen anggaran yang baik, program prioritas pemerintah tidak akan memberikan dampak signifikan bagi masyarakat.

“APBD kita kalau tidak dikelola dengan cermat dan cepat tentu tidak akan berdampak maksimal bagi masyarakat,” ujarnya.

Wagub berharap komitmen bersama seluruh perangkat daerah tetap dijaga, sehingga target pembangunan di sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi dapat tercapai demi kesejahteraan masyarakat Papua Barat.(rustam madubun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *