
Wapres Nilai HTM ke Taman Nasional Komodo Terlalu Murah
PAPUADALAMBERITA.COM, Jakarta – Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai harga tiket masuk (HTM) ke Taman Nasional Komodo di Provinsi Nusa Tenggara Timur terlalu murah, sehingga perlu ditinjau kembali.
“Kalau kita melihatnya
secara wajar, memang terlalu murah dewasa ini. Tapi ditingkatkan menjadi
berapa, nanti dirundingkan,” kata Wapres JK kepada wartawan di Kantor
Wakil Presiden Jakarta, Selasa.
Wapres menjelaskan penyesuaian tarif tiket masuk tersebut bisa saja dibedakan berdasarkan
kategori pengunjung, misalnya turis domestik, turis asing, turis berkelompok
dan pelajar.
“Bisa juga dibedakan antara banyak negara seperti itu. Orang domestik dan
anak sekolah bayarnya sekian, tapi untuk turis asing bayarnya sekian,”
tambahnya.
JK mengacu pada destinasi wisata di Kamboja, Angkor Wat, yang masuk dalam
daftar situs warisan dunia UNESCO. Menurut Wapres, penerapan harga tiket masuk
di Angkor Wat perlu dijadikan patokan untuk menentukan HTM TN Komodo.
“Di luar negeri, kemarin saya lihat di Kamboja, orang bayar masuk itu 50
dolar. Dan tarif itu ada aturannya keputusan menteri, memang begitu. Sejak
dulu, daerah konservasi itu langsung dibawahi Kementerian (LHK) karena taman
nasional,” jelasnya.
Sebelumnya, Gubernur NTT Viktor Bungitulu Laiskodat sempat mewacanakan akan
menaikkan HTM TN Komodo menjadi 500 dolar AS untuk turis asing dan 100 dolar AS
untuk turis domestik.
Sementara berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2014, tiket masuk TN
Komodo untuk wisman sebesar Rp150 ribu dan Rp5 ribu untuk turis dalam negeri.(ant)













