Papua Barat

Yacob Fonataba Pesan Honorer PPPK Kerja Sesuai Jam Kerja, Jangan Bikin Jam Kerja Sendiri  

281
×

Yacob Fonataba Pesan Honorer PPPK Kerja Sesuai Jam Kerja, Jangan Bikin Jam Kerja Sendiri  

Sebarkan artikel ini
Plt Sekretaris Daerah Papua Barat Yacob Fonataba melihat ujian tenaga honorer seleksi kompetensi di Kantor BKN Regional XIV Manokwari, Jumat (8/12/2023). FOTO: BAGUS WICAKSONO/PAPUAKU.COM

PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Ada 417 tenaga honorer Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kantor Regional XIV Manokwari, Papua Barat selama dua hari Jumat (8/12/2023) samapai dengan Sabtu (9/12/2023).

‘’Ingat panggilan, bapak ibu disahkan hari ini untuk melayani masyarakat, nanti ketika sudah bekerja dan mungkin sudah ada yang bekerja selaku sekretaris daerah saya mohon, bekerja dengan bijaksana,’’ pesan pelaksana tugas (Plt) Sekda papua Barat DR Yacob S Fonataba MSI saat membuka seleksi.

‘’Lihat hal-hal yang baik, ikut peraturan yang berlaku, jangan mengikuti alur-alur yang tidak bagus, tidak akan membangun Papua Barat dengan baik,’’ pesan Sekda Papua Barat.

Sekda mengatakan, nanti yang dinyatakan lulus itu adalah yang mempunyai integritas profesional.

‘’Bahasa sederhananya, kita rajin, bekerja sesuai jam kantor, jangan bikin libur sendiri-sendiri,’’ jelas Sekda Fonataba.

Ia menakankan agar setiap honorrer jujur dalam segala hal ketika dilebatkan dalam suatu program kerja.

Sambutan Plt Sekda Papua Barat Yacob Fonataba pada pembukaan tes tenaga honorer seleksi kompetensi di Kantor BKN Regional XIV Manokwari, Jumat (8/12/2023). FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA

‘’Jika ada kelebihan yang bapak ibu pegang kembalikan kepada porsinya, karena apa?  Semua program itu dapat berjalan dengan baik karena program itu mempunyai target,’’ tambah Sekda.

‘’Jadi kalau ada tugas target kita tidak tercapai itu karena ada penyimpangan,  yang sudah bekerja Saya pesan tingkatkan kinerja , jaga kejujuran disiplin dalam bekerja.

Ia menegaskan, bahwa menjadi aparatur sipil negara itu sebagai penyelenggara pembangunan mempunyai peran strategis dalam mengakselerasi dan mengoptimalkan potensi peningkatan kehidupan dan kesejahteraan masyarakat.

‘’Kita yang nanti pakai lambang KORPRI, digaji, bekerja sebagai abdi masyarakat,’’ tsambungnya.(tam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *