Istri mantan Dandim 1801/Manokwari Kolonel Arm Airlangga, Tjut Rizka Mutia Airlangga matanya berkaca-kaca saat diwawancarai kesan selama mendapinggi Kol Airlangga berdinas di Kodim 1801/Manokwari,... Usai Sertijab Mata Istri Mantan Dandim Manokwari Berkaca-kaca, Kol Airlangga Cintai Papua dengan Hati

Istri mantan Dandim 1801/Manokwari Kolonel Arm Airlangga, Tjut Rizka Mutia Airlangga matanya berkaca-kaca saat diwawancarai kesan selama mendapinggi Kol Airlangga berdinas di Kodim 1801/Manokwari, Selasa (26/10/2021). PAPUADALAMBERITA. RUSTAM MADUBUN

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Istri mantan Dandim 1801/Manokwari Kolonel Arm Airlangga, Tjut Rizka Mutia Airlangga tak tahan rasa haru mau meninggalkan Manokwari.

Matanya berkaca-kaca air matanya pun menetes, ia pun terdiaam sambil merangkul suaminnya, dan tak mampu melanjutkan wawancara bersama wartawan yang menemuinya bersama suaminya yang mantan Dandim Manokwari seusai serahterima jabatan, Dandim 1801 Manokwari Selasa (26/101/2021) di Kodam XVIII/Kasuari.

Sebagai istri TNI yang selalu setia mendapinggi suami bertugas dimanapun, Juni 2020 awal menginjak kaki di Kota Manokwari Papua Barat mendapinggi Kolonel Arm Airlangga sebagai Dandim 1801 Manokwari.

Enam belas (16) bulan bagi Kolonel Airlangga dan keluarga sangat terkesan, tidak terasa Selasa hari ini (26/10) mengakhiri jabatannya sebagai Dandim Manokwari, perwira TNI AD dengan tiga melati dipundaknya ini dipromosikan ke Kodam XIV/Hasanuddin Makassar.

Papua itu indah, Papua Barat itu unik, Papua Barat punya kesan tersendiri karena banyak hal-hal baru yang tak mereka peroleh di daerah lain.

‘’Kesannya pertama kali kami dengar pindah ke sini (Papua Barat, Manokwari, red) kami takut,  karena kami mengetahui Papua hanya dari media,  belum pernah kesini, tidak ada saudara,  atau tidak ada teman dekat yang pernah di sini, kebetulan suami Ia (suami, red) lama Intelijen, dengar pertama dengan Papua hanyalah takut,  yang kita dengar hanya kontak senjata,’’ IbuTjut Rizka Mutia, istri dari Kol Aoirlangga yang ditemui wartawan, Selasa di Kodam.

Namun kesan Papua seram, menakutkan itu sirnah, setelah mereka berada di Manokwari.

‘’Tetapi begitu sampai di Manokwari saya kaget,  kok berbeda ya,  kalau depan masyarakat saya bilang santai happy,  senang. Ketika di sini saya bergaul,  saya bisa ke pasar,  bergaul dengan masyarakat,  dengan mama – mama mereka semua sangat baik,’’ ujar istri mantan Dandim wanita asal Aceh ini.

Lanjutnya bahwa semua disini baik-baik , saya merasakan itu Alhamdulillah kami Kodim merayakan Paskah bersama,  waktu itu  ibu Persit Kodim ke pulau Mansinam.

‘’Merayakan dengan anak-anak,  mama-mama, mereka menyambut kami baik sekali, jadi saya tidak menyangka ketika sekarang kami perpisahan,  tadi (hari ini, red) dinyanyikan lagu perspisahan, kami sedih,’’ ujar  ibu TjutRizka Mutia dengan suara serak dan matanya berkaca-kaca, tak sadar Ia meneteskan airmatanya sebagai rasa haru selama mendapinggi suaminya di Kodim Manokwari.

Mantan Dandim yang ditemui didampinggi Istri mengatakan, siapapun Ia jika menjadi pemimpin, entah jadi Dandim, Kapolres, Bupati atau apa, kuncinya hanya, cintalah Papua denganhati.

‘’Kalau kita cinta Papua dengan hati, kita tulus,  berarti kita mau korbankan tenaga waktu pikiran materi karena kita cinta Papua untuk membangun Papua,’’ kata Kolonel Airlangga.

‘’Jika kita disini menjalankan,  kita cintai Papua maka kita cintai masyarakatnya,  Insyaallah masyarakat Papua juga akan mencintai kita,’’ ujar Airlangga.

Sangat mau sangat mau saya berharap kembali ke Papua saya kalau boleh pindah ke Kodam sini Saya pindah ke Kodam sini tetapi Tentu saya harus punya banyak pengalaman di tempat mencari ilmu lagi nanti bisa pindah lagi ke sini terus harus lebih di-update lagi kita tidak boleh puas.

Menurut mantan Dandim, bertugas di Kodim 1801 Manokwari wilayah teroterial cukup luas berbeda dengan Kodim lain yang hanya wilayah, Kodim Manokwari membawahi tiga Kabupaten, yaitu Kabupaten Manokwari, Kabupaten Arfak dan Kabupaten Wondama, sebelumnya Kabupaten Manokwari Seletan juga, namun  kini telah miliki Kodim sendiri pemekaran darui Kodim Manokwari.

‘’Saya cuma mau mengatakan Papua Barat itu sumber ilmu  kalau kita mau mencari,  karena kita di sini dapat ilmu,  dapat pengalaman baru. Banyak hal yang yang yang bisa kita belajar, seperti tentang kultur,  tentang bagaimana pengelolaan sumber daya manusia,  bagaimana pengelolaan sumber daya alam,  ini pembinaan sangat bisa diaplikasikan dalam tugas kita,’’  sebut Airlangga.

‘’Sehingga kita tidak boleh melakukan sesuatu secara anti mainstream, kita harus menggunakan cara-cara yang tidak lazim, inovatif. Saya harap Dandim yang baru harus lebih baik dari saya,  lebih kreatif, lebih inovatif, tugas disini menantang,  Saya tidak menyesal tugas disini Saya bangga menjadi Dandim 1801 Manokwari,’’ sambungnya.

Ia mengaku tidak terasa sudah 16 bulan di Kodim 1801, akifitasnya sangat dinamis setiap hari, tidak pernah tidak ada kegiatan.

DARI KIRI: Pangdam XVIII/Kasuari, Mantan Dandim Manokwari beserta Istri Dandim, dan Istri Pangdam XVIII/Kasuari foto bersama seusai serah terima jabatan Selasa (26/10/2021) di Makodam XVIII/Kasuari. PAPUADALAMBERITA. FOTO: PENDAM KASUARI

Kepindahan ke KodamXIV Hasanuddin Makassar  sebagai staf ahli bidang hukum dan militer sedangkan pejabat Dandim yang mengantikan dirinya Kasih Pers Korem 172/Praja Wira Yakti Jayapura, Papua.

Mmenurut Airlangga bahwa pemerintah daerah harus lebih aktif menjadi leading sektor dalam artian untuk meningkatkan human capital indeks, pembangunan manusia,  pembangunan infrastruktur itu menjadi salah hal penting, tetapi pembangunan manusia harus menjadi prioritas.  Karena kuncinya satu wilayah,  provinsi, kabupaten memerlukan masyarakat banyak, masyarakatnya harus pintar, stabilitas politiknya harus baik,  pemimpinnya harus strong (kuat).

‘’Saya sangat terkesan tugas di Manokwari, karena hal-hal lain saya tidak dapatkan di provinsi lain,  contoh ya, disini banyak kultur budaya,  masyarakat disini bagi saya menjadi sesuatu yang baru,  khususnya budayanya,’’ kata Airlangga.

Selain serah terima Dandim yang dilakukan oleh Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, juga dilakukan serah teruima jabatan Danrindam XVIII/Kasuari dari Kolonel Inf Choirul Anam, SE kepada Kolonel Inf Surya Wibawa Suparman, Dandim 1801/Manokwari dari Kolonel Arm Airlangga kepada Kolonel Inf Suharma Zunam, SAP, MSI dan Asops Kasdam XVIII/Kasuari dari Kolonel Inf Lucky Avianto, SIP, MSi kepada Kolonel Inf Ade David Siregar, SIP.(tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *