PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI– Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, M.Si, menyampaikan sambutan pada Rapat Paripurna Istimewa Masa Persidangan III Tahun 2025 dalam rangka pengucapan sumpah/janji dan pelantikan anggota DPR Papua Barat Pergantian Antar Waktu (PAW), di Hotel Aston Niu Manokwari, Senin (22/9/2025).
Baca juga: Ketua DPR Lantik Lois, Peraih 2.499 Suara Sah Pilcaleg Sebagai Anggota PAW
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Dominggus menegaskan bahwa pelantikan Lois Nelson Rumakewi, yang menggantikan Adrianus Mansim dari Partai Golkar, merupakan bagian penting dari perjalanan demokrasi di Tanah Papua Barat.
“Pelantikan ini menunjukkan bahwa roda demokrasi terus berjalan sesuai dengan koridor hukum dan konstitusi yang berlaku. Saya menyambut baik bergabungnya Saudara Lois Nelson Rumakewi dalam lembaga legislatif daerah kita,” ujar Gubernur Dominggus.
Ia berharap kehadiran Lois dapat memperkuat peran DPR Papua Barat dalam menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan demi kemajuan pembangunan di Papua Barat.
Kepada Lois, Gubernur berpesan agar sumpah dan janji yang baru saja diucapkan tidak hanya dimaknai sebagai formalitas, tetapi sebagai komitmen suci untuk mengabdi kepada rakyat dengan penuh integritas, transparansi, dan akuntabilitas.
“Sebagai anggota DPR Papua Barat yang baru, Saudara memiliki tanggung jawab besar untuk menyuarakan aspirasi rakyat, memperjuangkan kepentingan daerah dalam kerangka NKRI, mengawal pembangunan berkelanjutan, dan memperkuat sinergi antara eksekutif dan legislatif,” tegasnya.
Tak lupa, Gubernur juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Adrianus Mansim atas dedikasi dan pengabdian selama menjabat sebagai anggota DPR Papua Barat.
Lebih lanjut, Dominggus menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan DPR Papua Barat dalam mewujudkan Papua Barat yang maju, mandiri, dan sejahtera. Ia menyoroti sejumlah prioritas pembangunan, antara lain percepatan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata, serta pelestarian budaya dan lingkungan hidup.
“Mari kita jadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk membangun Papua Barat yang lebih baik. Dialog dan komunikasi terbuka harus menjadi fondasi dalam menyelesaikan berbagai tantangan pembangunan,” ungkapnya.
Sebagai penutup, Gubernur mengajak seluruh komponen masyarakat Papua Barat untuk terus mendukung jalannya demokrasi dan pembangunan di Bumi Kasuari.
“Mari kita wujudkan Papua Barat sebagai tanah yang memberikan kesejahteraan bagi seluruh rakyatnya tanpa membedakan suku, agama, ras, dan golongan,” pungkas Gubernur Dominggus Mandacan.(rustam madubun)














