PAPUADLAMBERITA.COM.MANOKWARI–Ketua Fraksi Partai Golkar DPR Papua Barat, Amin Ngabalin, S.Pi, menegaskan komitmennya untuk mengawal kebijakan penganggaran bidang kesehatan agar sesuai dengan ketentuan nasional, yakni alokasi minimal 20 persen dari total APBD.
Hal tersebut disampaikan Amin yang ditemui wartawan usai menghadiri peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-61 di RSUD Papua Barat, Rabu (12/11/2025).
“Kita sepakat dan konsisten bahwa anggaran kesehatan wajib 20 persen dari total belanja daerah. Ini penting agar pembangunan kesehatan berkelanjutan bisa terwujud menuju Papua Barat Sehat,” tegasnya.
Amin menjelaskan, kebijakan itu sejalan dengan semangat program Papua Barat Sehat 2026 yang telah dicanangkan Gubernur Papua Barat. Ia menekankan bahwa seluruh perencanaan dan pembiayaan pembangunan kesehatan harus mengacu pada mandatory spending sesuai regulasi nasional.
“Saya, sebagai Ketua Fraksi Golkar, akan mengusulkan agar fraksi secara ketat mengawasi pelaksanaan anggaran kesehatan. Kita ingin memastikan dana yang dialokasikan benar-benar berpihak pada peningkatan layanan,” ujarnya.
Amin juga mengungkapkan hasil kunjungan DPR Papua Barat ke RSUD Provinsi Papua Barat, di mana masih terdapat berbagai hal yang perlu dibenahi, mulai dari infrastruktur fisik, pelayanan medis, hingga peningkatan sumber daya manusia tenaga kesehatan.
“Kami sudah dua kali melakukan kunjungan ke rumah sakit provinsi. Masih banyak yang perlu dibenahi agar pelayanan kesehatan semakin optimal,” tambahnya.(rustam madubun)
Teks Foto:
Amin Ngabalin, S.Pi, yang ditemui wartawan, Rabu (12/11/2025). FOTO: RUSTAM MADUBUN/PAPUADALAMBERITA.COM













