Papua Barat

Berbatik, Gubernur Waterpauw Pimpin Apel Perdana, Upload Keberhasilan Bukan Pencitraan, Tetapi Ini!

231
×

Berbatik, Gubernur Waterpauw Pimpin Apel Perdana, Upload Keberhasilan Bukan Pencitraan, Tetapi Ini!

Sebarkan artikel ini

Penjbata Gubernur Papua Barat dan Sekda Papua Barat pada apel di Kantor Papua Barat, Jumat (26/5/2023). FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA.

PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Setelah Menteri Dalam Negeri menetapkan, memperpanjang Komjen Pol (Pur) Drs Paulus Waterpauw MSI sebagai Penjabat Gubernur Papua Barat, pertama kalinya Paulus Waterpauw bertindak sebagai pembina apel di lingkungan pemerintah Provinsi Papau Barat, Jumat (26/5/2023).

Apel berlangsung di halaman upacara kantor Gubernur Papua Barat diikuti Sekda Papua Barat Dance Sangkek, Asisten, Staf Ahli, pejabat eselon dan fungsional, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) dari seluruh organisasi perangkat daerah.

Barisan apel Jumat tadi pagi berbeda dengan apel Jumat sebelumnya yang lazimnya memakai seragam olahraga Pemda Provinsi Papua Barat, namunJumat pagi tadi peserta apel berbusana batik, mulai dari gubernur, Sekda, asisten eselon hingga ASN.

Gubernur Waterpauw dalam arahannya menjelaskan, penetapan pemakaiaan batik pada Jumat merupakan kesepakatan bersama.

‘’Kita telah membahas untuk agenda acara apel pag,  sehingga kita berpakaian batik,’’ ujar gubernur Waterpauw.

‘’Saya kembali berdiri di sini setelah tanggal 12 Mei Saya diberikan SK kembali untuk melanjutkan jabatan sebagai pejabat gubernur untuk periode berikut ini,’’ sambung Waterpauw yang disambut tepukan tangan meriah parpeserta apel.

Gubernur menceritakan, sebagaimana awalnya Ia bersama empat penjabat gubernur lainnya yang dilantik menteri dalam negeri pada pada 12 Mei 2022 lalu, namun satu sudah pensiun sehingga kini tinggal empat penjabat.

‘’Sejaki itu itu setiap tiga bulan kami diminta untuk hadir di Jakarta memaparkan hasil kerja yang selama ini kita lakukan,’’ sebut mantan empat kali Kapolda di Indonesia ini.

Sehingga Ia menegaskan, bahwasaat mengupload (di media sosial, red) kegiatan kerja, itu tidak sekadar memamerkan, prestasi atau pencapaian.

Tetapi itu memberikan informasi akurat, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan mengenai apa yang telah dikerjakan, kepada masyarakat, karena pemimpin saat ini mengawasi dan memantau kinerja bawahanya satunya melalui media sosial.

‘’Mungkin bapak ibu lihat kita mengupload berbagai kerja, gubernur ke mana-mana, gubernur lagi, dia lagi,  dia lagi, untuk bukan pencitraan, tetapi itu bagian yang diminta, karena pemimpin sekarang mengikuti secara seksama media sosial, hasilnya kita bisa berkata dengan melaporkan fakta-fakta, jika itu tidak mendapat respon masyarakat dianggap sama saja tidak bekerja,’’ tegas mantan Kapolres Timika, Kapolresta Jayapura ini.

Lanjut Waterpauw semua hasil kerja dan kegiatan seorang penjabat gubernur kemudian dirangkum, dan kemudian per tiga bulan dipaparkan di depan 12 orang penilai.

‘’Yang bapak ibu bayangkan seperti kalau sidang pengadilan di Mahkamah Konstitusi itu sudah, di depan para hakim kita duduk sendiri berikan paparan triwulan,’’ kata Waterpauw

‘’Para bupati, walikota juga demikian di depan pimpinan Irjen Depdagri,’’ sambungnya.

Semua hasil paparan pertiga bulan ituulah menghasilkan dua dinyatakan belum makasimal sehingga ditarik kembali ke instansinya yaitu (penjabat gubernur, red) Sulawesi Barat dan Gorontalo ditarik, yang masih melanjutkan (penjabat gubernur, red) Banten dan Papua Barat.

‘’Jadi, saya hari ini berdiri di sini untuk menyampaikan pada saudara-saudara, bahwa amanah yang sudah diberikan pimpinan kepada untuk melanjutkan, saya sampai kapan? Nanti kita lihat keputusan berikutnya,’’ terangkan Paulus Waterpauw.

Pejabat esalon dua Provinsi Papua Barat pada apel di Kantor Gubernur Papua Barat, Jumat (26/5/2023). FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA.

Penjabat gubernur mengajakn ASN terus kerja baik dan benar, mungkin IA tidak mengetahui apa yang di kerjakan ASN, tetapi ingat manusia punya Tuhan.

‘’Lewat suara, pandangan, penilaian yang diberikan pimpinan masing-masing, teman-teman, bawahan masing-masing semua akan menyatakan seperti ini, bahwa bapak ini, ibu ini ia bekerja dengan faktanya seperti ini, itu akan diatensi pimpinan termasuk saya disini,’’ tandas Paulus.

‘’Oleh karenanya mari kita bergandeng tangan, terus berkarya sampai waktu yang ditentukan masing-masing, yang mau pensiun, mau alih tugas silahkan, mau mengundurkan diri juga tidak ada masalah, yang pensiun dini boleh-boleh saja,’’ tambah Paulus.

Menurut Paulus, bahwa ASN sudah berjanji dan bersumpah untuk mengabadikan diri kepada negara, masyarakat dengan profesi sebagai ASN kita pedomani itu.

‘’Panca Prasetya Korps Pegawai Republik Indonesia itu kesetiaan kita,’’ sebut penjabat gubernur Papua Barat.(tam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *