Bupati Manokwari, Kapolresta Manokwari, Kabagops, Para Kasat, Kabag Ketua RT04/RW07 Brawijaya dan grup tari di Kampung Kamtibmas Brawijaya binaan Polrsta Manokwari, Jumat (17/2/2023). FOTO: RUSTAM MADUBUN.
PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Program temu polisi dan warga disetiap akhir pekan di sebut Jumat Curhat, ini bentuk polisi membuka diri, ruang kepada warga agar menyampaikan curahan hati (Curhat) dengan polisi terkait keamanan ketertiban masyarakat di lingkungan.
Baca Juga:Â Pesan Bupati Warga Jaga Kamtibmas Mulai Dari Diri Sendiri, Kapolresta Akan Aktifkan BabinkamtibmasÂ
Program ini di gelar Polresta Manokwari di Kampung Kamtibas RT04/RW07 Brawijaya Manokwari, menghadirkan Bupati Manokwari Hermus Indouw, SIP, MH dan Kapolresta Manokwari Kombes (Pol) RB Simangunsong SIK, MSI, Jumat (17/2/2023).
Tidak hanya Bupati dan Kapolresta, juga hadir Kepala Kejaksaan Negeri Manokwari, Kafasharkan, Kepala PT Jasa Raharja, Kabagops Polresta, para Kasat, Kabag dan Babinkamtibmas Polresta Manokwari, RT/RW dan warga RT04/RW07 Brawijaya.
Tampil tiga warga memberikan curhat kepada Bupati dan Kapolresta Manokwari, mulai dari rumah Baca yang memerlukan buku bagi anak-anak usia dini serta tanaga pendidik literasi, juga minta kunjungan Ibu PKK Kabupatgen Manokwari, minta pemberantasan toto gelap (Togel) Â yang mulai marak, sampai jalan yang ada gundukan (polisi tidur, istila warga, red).
Semua curhatan itu tidak hanya didengar dua orang nomor satu di jajaraan Kabupaten Manokwari ini, namun, Bupati dan Kapolresta langsung memberikan jawaban yang cukup melegahkan.
Berikut tanya jawabanya Jumat curhat:
Ketua RT04/RW07, Petrus Kombo: Di kampung ini setiap hari mulai jam empat sore sore ada waktu untuk anak-anak belajar taman baca, itu program tetap kami.
Sehingga, tidak hanya nama taman baca, alangkah baiknya ada buku-buku, dan nanti diawasi beberapa guru yang di kampung kami.
Kami sampaikan waktu kebersihan, kami di sini setiap bulan di minggu ketiga melaksanakan kebersihan lingkungan, yang sudah menjadi komitmen warga dan karung taruna.
Bapak bupati, bapak Kapolresta kami harapkan adalah buku, Â ini menjadi ilmu bagi anak-anak yang masih dibawah umur ke depan.
Perpenanya perwakilan perempuan Ice Manusawai, warga Kampung Kamtibmas Brawijaya binaan Polrsta Manokwari, Jumat (17/2/2023). FOTO: RUSTAM MADUBUN.
Warga RT04/RW07 Brawijaya: Iche Menusawai: Bapak Kapolres izin, di sini baru dua atau tiga hari ini ada yang jual totok gelap (togel) Apakah itu tidak mengganggu keamanan di sini? Â Yang kedua mungkin dari bapak bupati ada kunjungan ibu-ibu PKK Kabupaten untuk pembinaan keterampilan mungkin kalau bisa bergabung bersama-sama kami ibu-ibu disini, PKK Kabupaten bisa turun di sini, pelatihan ketrampilan sehingga ketika ada pameran-pameran kami ibu – ibu RT bisa ikut.
Warga RT04/RW 7 Â Jemmy: Saya apresiasi sekali atas kehadiran bapak Bupati bapak Kapolresta bersama jajarannya yang sudah memberikan terbaik untuk kita punya RT, saya ada masukan kebetulan ada bapak Kapolresta dan jajarannya bapak Bupati, saya merasa bahwa Polres sudah membuat suasana di RT ini, saya merasa berada di kantor polisi, mungkin kantor polisi tidak seindah seperti ini, Saya merasa seperti di kantor polisi, sangat aman.
Satu permohonan saya kita melihat polisi tidur ini sembarangan, Â saya tidak alergi dengan polisi tidur silakan saja tapi boleh ini dibikin Perda sehingga polisi tidur itu tidak kacau, masyarakat tidak semaunya buat kalau boleh bapak bupati bikin Perda.
Jemmy, warga Kampung Kamtibmas Brawijaya binaan Polrsta Manokwari, Jumat (17/2/2023). FOTO: RUSTAM MADUBUN.
TANGGAPAN KAPOLRESTA: Soal Taman baca, kami akan siapkan buku, rencanakan mencari guru sekalian untuk literasi seperti yang bapak sampaikan tadi, kami akan menyumbang di sini untuk menambah wawasan dan ilmu anak-anak di sini.
Kami mencari guru supaya meluangkan waktu di luar jam sekolah mohon izin pak bupati nanti bisa ada dukungan juga dari pemerintah kabupaten.
Untuk masalah togel itu ada yang kami tangkap, dan itu pasti kami tangkap, karena perintah dari Kapolri dan Kapolda judi itu tidak dibenarkan, pasti kami tindak, sekarang ada yang kami tangkap itu sedang berlanjut.
Kemudian masalah polisi tidur aturannya di Dinas Perhubungan, sebenarnya ada aturannya nanti kita lihat koordinasi dengan dinas perhubungan bersama Kasatlantas  kita tertibkan, berikan sosialisasi dulu semuanya itu ada alasannya.
TANGGAPAN BUPATI MANOKWARI: Untuk taman baca nanti kami menugaskan dinas Perpustakaan dan Kearsipan Manokwari , bersama Bunda Literasi Kabupaten Manokwari, kita mendukung Polresta memberikan pembinaan kepada anak-anak kita yang ada di kampung Kamtibmas Brawijaya.
Khusus untuk ibu-ibu yang ada di sini segera saya informasikan Ketua PKK untuk diprioritaskan melakukan kunjungan ke sini, dan juga nanti saya, ini dalam rangka Kampung Kamtibmas nanti informasikan ke bapak Kapolresta untuk ada kebutuhan apa yang bisa ditangani bersama terhadap ibu-ibu yang ada di sini.
Terkait masukan “polisi tidur “ Saya setuju, kemudian itu ada karena kondisi menyebabkan dibangun, polisi tidur itu juga tidak lahir sendirinya, karena memang banyak orang yang mengabaikan kewajiban dia dalam berlalu lintas di Kabupaten Manokwari.
Sehingga risiko banyak terjadi kecelakaan, kemudian mengganggu kenyamanan, saya kira nanti kita lihat akan di kawasan mana saja yang perlu ‘’polisi tidur’’.
Terkait pembangunan di Brawijaya, saya sampaikan lebih awal, bahwa untuk Jalan Brawijaya dari Kampung Ambon sampai perempatan Makalo kita akan tingkatkan, jadi kita akan perluas sedikit, kita berharap ini juga bisa mendapatkan dukungan semua warga Brawijaya.(rustam  madubun)
Bupati Manokwari, Kapolresta Manokwari, Kabagops, Para Kasat, Kabag Ketua RT04/RW07 Brawijaya dan grup tari di Kampung Kamtibmas Brawijaya binaan Polrsta Manokwari, Jumat (17/2/2023). FOTO: RUSTAM MADUBUN.













