fbpx
PAPUADALAMBERITA.COM.  JAYAPURA  –  Hari pertama pemaparan program dari masing-masing cabang olahraga (Cabor) dihadapan tim Pemusatan Latihan Provinsi (Pusatlaprov) Berlangsung di ruangan Posko TC PON... Cabor PON Papua Paparkan Target, Paulus Minta Latihan Disesuaikan Program
Pelatih Wushu saat memaparkan program latihan atlet Wushu di hadapan Tim Satlaprov Senin, 1 Juli 2019. FOTO: Robin Sinambela/HUMAS KONI PAPUA/papuadalamberita.com

PAPUADALAMBERITA.COM.  JAYAPURA  –  Hari pertama pemaparan program dari masing-masing cabang olahraga (Cabor) dihadapan tim Pemusatan Latihan Provinsi (Pusatlaprov) Berlangsung di ruangan Posko TC PON XX, Senin ( 1/7) pagi.

Dalam siaran pers yang dikirimkan Humas KONI Papua kepada papuadalamberita.com pemaparan presentasi program latihan dilakukan cabor beladiri dan permainan. Pemaparan di awali cabor anggar yang di paparkan pelatih utama, Muhamad Fajar dan pelatih putri Martina Sopacua, S.Pd.

Pelatih utama M. Fajar memaparkan bahwa atlet anggar yang disiapkan mengikuti TC PON sebanyak 24 atlet ditambah 5 pelatih dan official. Atlet terdiri dari 12 atlet putri dan 12 putra.’ Dari 24 atlet dan 12 nomor putra-putri, kita targetkan meraih 4 emas, 2 perak dan 1 perunggu,” ujar Fajar optimis dalam pemaparannya di hadapan Tim Pusatlaprov  dipimpin Saharudin Itar.

Turut hadir konsultan PON Papua Paulus Pesurnai, Beny Manyani, E. Mangalo, Rahman Marimbun, Buce Hukunala,  Nico Dimo,  Tri Setio Guntoro dan  Robin. J. Sinambela. ” Saya minta latihan disesuaikan dengan program latihan,” kata Paulus.

Pemaparan ke dua dilakukan cabor Wushu oleh pelatih Nicky L. Ilolu memaparkan 4 atlet putri dan 7 putra. “Dari 11 nomor, kami target 2 emas.” Target ini sesuai dengan capaian di sejumlah kejuaraan dan Asean games. Atlet kami cukup berprestasi. Kami fokus latihan titik otot dan kekuatan yakni menendang dan membanting,” papar Ilolu seraya menambahkan atlet ditangani 1 pelatih dan 2 official.

Pemaparan ke tiga dilakukan Cabor Karate, Pelatih karate Novilus Yoku memaparkan bahwa atlet dan pelatih karate telah melakukan TC sejak bulan Oktober hingga sekarang. Dari 20 atlet terdiri dari 9 atlet putri dan 11 putra . Atlet ditangani 2 pelatih, 1 pelatih bersertifikat nasional.

“Dari hasil periodisasi setelah menjalani TC Selama 10 bulan, kami ingin mengikuti turnamen Surabaya open bulan Juli.  Kalau mengikuti periodesasi KONI, kami tengah fokus persiapan khusus uji tanding,'” papar Novilus.

Usai pemaparan pelatih karate. Dilanjutkan oleh cabor Voly.  Pelatih voly, Pascal menjelaskan bahwa Tim Volley akan turun di dua nomor yakni volley out door dan volley indor.

Mantan pemain Volley nasional ini  menjelaskan bahwa program latihan sudah dibuat hingga bulan september 2019. Jangka pendek juga kita sudah buat program latihan dari bulan Juli 2019 hingga bulan Oktober 2020,” ujar Pascal.

Sesi berikutnya pemaparan dilakukan oleh cabor Tenis Meja, pelatih  Tenis Meja, Yopi Warsono didampingi asisten pelatih Sumitro Gusti memaparkan cabor Tenis meja menyiapkan 14 atlet, terdiri dari 7 putra dan 7 putri. Sejak Januari kita sudah start. Kita sudah buat program sampe menuju PON XX tahun 2020,” terang Yopi.

Pelatih anggar saat memaparkan program latihan. FOTO: ROBIN SINAMBELA HUMAS KONI PAPUA/papuadalamberita.com

Berikutnya pemaparan oleh cabor Sepak Takraw. Pelatih Ahmad Yamin menjelaskan bahwa program latihan sepak takraw disesuaikan dengan program PON XIX Bandung 2016. Pemaparan dari sepak takraw ini  dinilai program yang dipaparkan tidak sesuai dengan yang diharapkan. Program yang disusun sepak takraw tidak dibuat secara mendetail. “Penyusunan tahapan  periodesasi yang dilakukan cabor sepak takraw  tidak jelas, ” kata Paulus.

Untuk itu Paulus menyarankan pelatih agar datang dan duduk bersama dirinya menyusun program latihan   sepak takraw. Jadi kenalin dulu cabang olahraga mu. Baru kemudian susun program latihan.

Masing-masing cabor atau pelatih diberikan waktu 10 menit memaparkan program latihan yang telah disusun oleh pelatih. Usai pemaparan diberikan kesempatan kepada tim puslatprov untuk melakukan dialog dengan pelatih.(rosi/tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!