Papua Barat

FORDASI 2023. Ada Satu Poin Menarik di “Pesan Manokwari” Menurut Velix Wanggai

430
×

FORDASI 2023. Ada Satu Poin Menarik di “Pesan Manokwari” Menurut Velix Wanggai

Sebarkan artikel ini

PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Rapat Koordinasi i Forum Desentralisasi Asimetris Indonesia (FORDASI) Ke-VIII selama dua hari di Manokwari telah usai, Rabu (28/9/2023).

Pemimpin daearah dan perwakilan berkumpul di Manokwari membahas isu krusial di tingkat daerah hingga nasional.

Baca juga: FORDASI Jaga Budaya, Velix Wanggai: Juga Berperan Selesaikan Konflik Pusat dan Daerah 

Rangkaian pertemuan sembilan (9) daerah dengan kekhususan dan keistimewaan selama dua hari menghasilkan delapan kesepakatan yang disebut dengan “Pesan Manokwari” 2023.

Dari delapan “Pesan Manokwari” ada satu pesan sangat menarik bagi Deputi bidang Hubungan Luar Negeri, Politik, Hukum, dan Otonomi Daerah, Wawasan Kebangsaan, Pertahanan dan Keamanan, dan Tata Kelola Pemerintahan dan Birokrasi Set Wapres RI, Velix Vernando Wanggai.

Yang ditemui wartawan seusai mengikuti penutupan Rakor FORDASI KE-VIII di Gedung PKK Arfai Manokwari, Rabu (27/9/2023) Velix yang alumni Universitas Nasional Australia inin mengatakan satu hal yang menarik pada point ke tujuh (7).

Isi point ke tujuh yaitu FORDASI memperjuangkan aspek kekhususan dan keistimewaan Desentralisasi Asimetris dan program-program strategis didalam rancangan teknokratik RPJMN 2025-2029 kepada Kementerian PPN/BAPPENAS dan kementerian/lembaga lainnya.

‘’Satu poin menarik adalah bagaimana mendorong aspek kekhususan dan keistimewaan ini ke dalam rancangan teknokrat, rencana pembangunan jangka menengah lima tahun ke depan yang saat ini sedang disusun Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas),’’ jelas Velix kepada media di Manokwari.

Menurut alumni Universitas Gajamada Yogyakarta ini, hal itu berguna juga bagi pemerintahan yang baru,  Februari 2024 ke depan,  sehingga dapat memperhatikan hubungan antara pusat dan daerah tidak hanya bersifat umum, tetapi hubungan pemerintah pusat dan daerah juga ada yang bersifat kekhususan dan keistimewaan untuk asimetris ekonomi.

‘’Mudah-mudahan delapan “Pesan Manokwari”  dapat disampaikan ke pemerintah pusat,’’ ujarnya.

Saran Velix untuk di tanah Papua mungkin Secara khusus yang relatif sudah berkembang Ibukota Jakarta karena menjadi daerah Metropolitan menjadi ibukota negara Dan itu menjadi barometer semua semua hal banyak invasi inovasi yang muncul juga merupakan

Ia mengatakan, kemajuan daerah khusus Ibu Kota Jakarta dan Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi contoh bagi daerah-daerah unutk meningkatkan apa yang cocok dikembang daerah masing-masing, untuk menurunkan anga kemiskinan enam provinsi di tanah Papua.

Penutupan Rakor Fordasi selain dihadiri sembilan anggota FORDASI juga di hadiri Direktur Penataan Daerah Otonomi Khusus dan Pertimbangan Otonomi Daerah Direktorat Jenderal Otomi Daerah (Ditjen Otda) Kemendagri Valentinus Sudarjanto.

Deputi bidang Hubungan Luar Negeri, Politik, Hukum, dan Otonomi Daerah, Wawasan Kebangsaan, Pertahanan dan Keamanan, dan Tata Kelola Pemerintahan dan Birokrasi, Velix Vernando Wanggai, Anggota Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Perwakilan Provinsi Papua Barat Irene Manibui, SH, MKn.(tam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *