fbpx
Ketua panitia pelatihan jurnalis yang digelar Fokus Warta Papua Barat, Nico Pattipawae membuka pelatihan, Kamis (19/12/2019) di Sorong Papua Barat. FOTO: RUSTAM MADUBUN/papuadalamberita.com. Pemateri... Pelatihan Jurnalistik Fokus Warta Papua Barat Hari Kedua Digelar di Tanjung Kasuari, Sorong

Ketua panitia pelatihan jurnalis yang digelar Fokus Warta Papua Barat, Nico Pattipawae membuka pelatihan, Kamis (19/12/2019) di Sorong Papua Barat. FOTO: RUSTAM MADUBUN/papuadalamberita.com.

Pemateri John Nikita Sahusilawane dan Key Tokan Abdulasis dari LKBN Antara, Maluku/Maluku Utara dan Papua Barat tanpil sebgai pembicara pada pelatihan jurnalistik yang digelar Fokus Warta Papua Barat di Sorong. FOTO: RUSTAM MADUBUN/papuadalamberita.com.

Ketua panitia pelatihan jurnalistik Fokus Wartaw Papua Barat Nico Pattipawae memberikan cinderamata berupa plakat kepada pemateri Kepala Biro LKBN Antara Maluku dan Maluku Utara, Jumat (20/12/2019). FOTO: RUSTAM MADUBUN/papuadalamberita.com

PAPUAADALA,BERITA.COM. SORONG – Pelatihan jurnalistik hari kedua  digelar Forum Komunikasi (Fokus) Wartawan Papua Barat Jumat (20/12/201910 di lokasi wisata Tanjung Kasuari, Distrik Sorong Barat, Sorong Papua Barat.

Dua pemateri dari Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara yang dihadirkan Fokus Warta Papua Barat pada pelatihan memberikan materi cara seorang jurnalis menulis feature wisata dengan mengambil lokasi wisata pantai kota Sorong, Tanjung Kasuari.

‘’Teman-teman coba perhatikan lokasi wisata ini, dari sini teman-teman dapat menulis apa saja tentang lokasi wisata ini dengan imanjinasi sebagai seorang jurnalis,’’ terang Asis Tokan kepada peserta di lokasi wisata pantai Tanjung Kasuari.

Dalam penyampaiaan materi hari kedua ini lebih santai, dengan gaya bahasa bertutur keduanya membawa peserta untuk meperhatikan berbagai sudut lokasi wista Tanjung Kasuari. Selain sebagai objek wisata, setiap penjual di lokasi wisata atau siapa saja yang mengelola lokasi wisata ini dapat dijadikan sebagai sumber dalam satu penulisan feature.

Pada pelatihan itu, kedua pemateri memberikan kesempatan kepada peserta untuk langsung menulis feature tentang objek wisata tersebut. ‘’Setiap penulisan feature ini kami akan meberikan nilai, yang penulisannya terbaik memperoleh doorprize dari panitia,’’ tambah Asis.

Sebelum melakukan praktek lapangan, pada hari pertama Kamis (19/12/2019) peserta telah memperoleh materi cara penulisan feature bagi wartawan. Materi dibawakan dua wartawan senior LKBN Antara, yakni Kepala Biro Antara Papua Barat, Key Tokan Abdulazis dan Kepala Biro Antara Maluku dan Maluku Utara John Nikita Sahusilawane.

Peserta pelatihan jurnalis Fokus Wartawa Papua Barat di pantai Tanjung KAsuari Sorong, Jumat (20/12/2019). FOTO: ISTIMEWA/papuadalamberita.com

Pelatihan  jurnalis yang digelar mulai Kamis (19/12/2019) dan berakhir pada Sabtu (21/12/2019) diikuti 21 wartawan media cetak, online, televisi dan radio di Papua Barat yakni, Manokwari, Teluk Wondama dan Teluk Bintuni.

Kegiatan hari pertama, setelah dibukan Ketua Panitian Pelatihan Jurnalistik Fokus Wartawan Papua Barat 2019 Nicolas Pattipawae, kemudian dilanjutkan dengan materi yang dibawakan pemateri dari LKBN Antara, Biro Maluku/Maluku Utara dan Kepala Biro Papua Barat.

Niko Pattipawae dalam pembukaannya mengatakan pelatihan jurnalistik untuk meningkatkan kualitas wartawan di Papua Barat.

Key Tokan  Abdulasis mengurai tentang jenis-jenis feature. ‘’Seorang wartawan penulis feature harus banyak membaca, karena dengan membaca akan terus mengasah imanjanis menulis,’’ ujar Abang Asis panggilan akrab Kepala Biro Antara Papua Barat ini.

Sedangan John Nikita Sahusilawane menjelaskan diera teknologi serta berkembangnya media sosial yang pesat, seorang wartawan hendak mengetahui jati dirinya. “Siapa itu kita, kita harus mengetahui jati diri kita sebagai seorang jurnalis,’’ pesan wartawan Antara yang sarat pengalaman dalam jurnalis.(tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!