NasionalOlahragaPapua

Persipura Ajukan Banding Buntut Sanksi Komdis PSSI

605
×

Persipura Ajukan Banding Buntut Sanksi Komdis PSSI

Sebarkan artikel ini
Manajer Persipura Jayapura bersama Wali Kota Jayapura dan jajaran manajemen Persipura menyikapi sanksi Komdis PSSI di Jayapura.FOTO: RADARPAGINEWS.COM

BTM Soroti Hukuman Tanpa Penonton

PAPUADALAMBERITA.COM.JAYAPURA- Manajemen Persipura Jayapura akhirnya buka suara terkait lima putusan berat yang dijatuhkan Komdis PSSI buntut kericuhan saat laga Playoff Liga II Pegadaian Championship, Jumat (8/5/2026) di Stadion Lukas Enembe di Sentani, Kabupaten Jayapura.

Baca juga: Komdis PSSI Hukum Persipura Denda Rp 240 Juta dan Satu Musim Tanpa Penonton

Saat dihubungi Sabtu pagi (16/5/2026), Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano mengatakan masalah pembayaran sanksi yang dikeluarkan oleh PSSI. Menurutnya tidak ada masalah.  Sehingga sepakat untuk mengajukan banding dalam rentang waktu 14 hari diberikan.

“Yang mohon diperhatikan adalah sanksi satu musim tanpa penonton dan ini sangat merugikan Tim Persipura Jayapura,”akunya yang dilansir radarpaginews.com edisi Ahad (16/5/2026).

Dirinya berharap Komisi Disiplin (Komdis) PSSI harus bijak dan arif dalam pengambilan Keputusan. “Saya minta kita Persipura, Pak Manager untuk melakukan banding ke Komdis PSSI,”ucapnya.

“Satu hal yang saya melihat, mereka (Komdis-red) bisa arif dan bijaksana dalam mengambil Keputusan. Perangkat pertandingan yang melakukan tugas pada saat itu tidak tercedera. Semuanya aman dan terkendali. Semua perangkat pertandingan. Panitia melindunginya sesuai dengan regulasi,”ujarnya.

Kemudian juga hal yang sama terjadi pada tim tamu Adhyaksa FC Banten tidak ada yang tercederai.  “Itu dilakukan pengamanan oleh Panpel, sesuai dengan SOP pengamanan di lapangan,”imbuhnya.

Untuk itu sekali lagi BTM sapaan akrabnya meminta sekali lagi kepada Komdis dalam pengambilan keputusan harus adil dan bijaksana.

Soal waktu 14 hari untuk pengajuan banding, Manajemen meminta partai tanpa penonton selama satu musim 2026 – 2027, untuk bisa dipertimbangkan lagi. Karena sangat merugikan tim berjuluk Mutiara Hitam.

Manajemen Persipura sendiri mengaku sudah memperkirakan bakal menerima sanksi akibat insiden yang terjadi. Namun, hukuman tanpa penonton dinilai akan berdampak besar terhadap tim berjuluk Mutiara Hitam tersebut, terutama dari sisi dukungan moral suporter dan pemasukan pertandingan kandang.

Di sisi lain, dukungan dari Persipuramania terus mengalir. Di media sosial, sejumlah suporter disebut berencana melakukan penggalangan dana untuk membantu pembayaran denda yang dijatuhkan Komdis PSSI. Meski demikian, BTM menegaskan seluruh kewajiban pembayaran denda tetap menjadi tanggung jawab manajemen klub.

Diketahui   rincian sanksi yang dijatuhkan Komdis PSSI kepada Persipura Jayapura meliputi:

  1. Tanggung jawab terhadap tingkah laku penonton dengan hukuman denda sebesar Rp125 juta.
  2. Tanggung jawab terhadap tingkah laku penonton dengan hukuman denda Rp30 juta serta sanksi tambahan satu musim pertandingan kandang tanpa penonton.
  3. Kegagalan menjalankan tanggung jawab menjaga keamanan dengan hukuman denda Rp20 juta.
  4. Tanggung jawab terhadap tingkah laku penonton dengan hukuman denda Rp15 juta.
  5. Tanggung jawab terhadap tingkah laku penonton dengan hukuman denda sebesar Rp50 juta.

Total keseluruhan sanksi denda yang diterima Persipura mencapai Rp240 juta, ditambah hukuman pertandingan kandang tanpa kehadiran penonton selama satu musim. (odea julia/radarpaginews.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *