
General Manager Marketing Operation Region VIII PT Pertamina (Persero), Gema Iriandus Pahalawan, Kepala Regional 11 Papua-Papua Barat PT Pos Indonesia (Persero), W. Lily Selanno dan Deputi Kurir dan Logisik Kantor Regional 10 Sulawesi-Maluku PT Pos Indonesia (Persero), Ahmad Jatmika serta karyawan kedua perusahaan berprose bersama usai tanda tangan kerja sama.FOTO: DOKUMEN PERTAMINAANTARA/PAPUADALAMBERITA.COM
PAPUADALAMBERITA.COM.
JAYAPURA – PT Pertamina (Persero) dan PT Pos Indonesia (Persero)
menandatangani kerja sama kemitraan penyelenggaraan layanan pos di wilayah
kerja kawasan timur Indonesia, khususnya Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua
Barat.
Penandatanganan kerja sama dalam rangka sinergi BUMN itu dilakukan oleh General
Manager Marketing Operation Region VIII PT Pertamina (Persero) Gema Iriandus
Pahalawan, Kepala Regional 11 Papua-Papua Barat PT Pos Indonesia (Persero) W.
Lily Selanno dan Deputi Kurir dan Logistik Kantor Regional 10 Sulawesi-Maluku
PT Pos Indonesia (Persero) Ahmad Jatmika, di Bandung, Jawa Barat, Selasa.
Kerja sama kemitraan ini merupakan sinergi antara Pertamina dan Pos Indonesia
untuk memanfaatkan potensi yang dimiliki kedua pihak dalam pemanfaatan produk
dan pengelolaan layanan perposan, khususnya di wilayah Timur yakni wilayah
Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat, sebagaimana rilis yang diterima
Antara di Kota Jayapura, Selasa malam.
General Manager Marketing Operation Region VIII PT Pertamina Gema Iriandus
Pahalawan menyampaikan bahwa sinergi ini merupakan jawaban atas meningkatnya
kebutuhan pelayanan pengiriman barang dari dan menuju wilayah Indonesia Timur
serta pengiriman barang di dalam wilayah Indonesia Timur.
“Salah satu bentuk kerja sama Pertamina dan Pos Indonesia adalah
pengiriman LPG nonsubsidi untuk wilayah Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua
Barat yang dipasok dari Surabaya. Dengan adanya kerja sama pengiriman dengan PT
Pos Indonesia ini dapat menguntungkan kedua belah pihak,” ujar Gema.
Kerja sama antara Pertamina dan Pos Indonesia yang disepakati meliputi
pemanfaatan produk yakni kedua belah pihak menggunakan atau memanfaatkan produk
yang dimiliki oleh masing-masing, serta layanan perposan yang terdiri dari
layanan surat, dokumen, barang, logistik dan layanan tambahan sesuai dengan
standar operasional.
Gema menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menginisiasi dan
merealisasikan kerja sama ini sehingga dapat meningkatkan kapasitas kedua belah
pihak dan mendorong sinergi.
“Kami berharap agar sinergi antar-BUMN ini dapat memberi manfaat yang
lebih besar bagi bisnis dan masyarakat,” ujarnya.
Gema juga mengutarakan bahwa sinergi antar-BUMN ini diharapkan dapat
meningkatkan efisiensi dan menghasilkan keuntungan bagi kedua belah pihak.
“Pelayanan bisa makin optimal serta bisa memberikan nilai kemanfaatan yang
besar bagi masyarakat,” kata Gema.
Sementara itu, Kepala Regional 11 Papua-Papua Barat PT Pos Indonesia W. Lily
Selanno menyampaikan bahwa Pos Indonesia sebagai BUMN harus mendukung semua
program yang dicanangkan oleh pemerintah.
“Kerja sama ini adalah sebuah sinergi yang sangat bermanfaat bagi semua
pihak yang terlibat dan tentunya sangat membantu masyarakat dalam penyaluran
LPG,” ujarnya.
Lily menyatakan bahwa Pos Indonesia sebagai salah satu perusahaan kurir yang
mempunyai titik layanan menyebar sampai ke pelosok negeri dan sangat dekat
dengan masyarakat dapat menjadi titik poin bagi masyarakat.
“Hal tersebut sesuai dengan tagline Pos Indonesia ‘we carry mission’. Sinergi
ini membawa misi untuk kesejahteraan masyarakat dalam pemenuhan LPG di seluruh
pelosok Tanah Air, khususnya di KTI,” katanya.(ant)













