PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR dan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Papua Barat serta ditangani langsung Satuan Kerja (Satker) Pembangunan Jalan Nasional Wilayah 3 Fakfak dalam tahun 2026 akan membangun jalan Fakfak – Siboru.
Pembangunan ruas jalan Baru Fakfak – Siburu dengan panjang 26,6 Km yang kini mulai dikerjakan. Ini merupakan komitmen Pemerintah Pusat melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) Presiden Prabowo Subianto
Kepala Satker PJN Wilayah 3 Fakfak, Dalen Ompusunggu yang dihubungi media ini melalui kontak seluler (Minggu, 28/12/2025) mengatakan, pembangunan jalan Fakfak – Siboru sepanjang 26,6 Km kini memasuki babak baru pasca penandatanganan kontrak pada 22 Desember 2025.
Menurut Dalen Ompusunggu, sebagai langkah awal, pada tahun anggaran 2026, pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp30 Miliar. Alokasi ini akan difokuskan untuk membuka lahan dan membangun jalan sepanjang kurang lebih 4 Km dari total rencana 26,6 Km.
Dia menegaskan, bahwa alokasi awal ini adalah bentuk komitmen pemerintah pusat untuk memastikan akses menuju Bandara Siboru semakin representatif. Pembangunan jalur ini menjadi prioritas utama karena dampak efisiensinya yang luar biasa.
“Jarak jalan lama Fakfak – Siboru kurang lebih 30 Km dengan waktu tempuh kurang 1 jam 30 menit, sedangkan proyeksi jalan baru Fakfak – Siboru 26,6 Km dengan waktu tempuh kurang lebih 30 menit. Selisih waktu ini sangat berharga bagi masyarakat, terutama untuk mengejar jadwal penerbangan dan mempercepat distribusi logistik ke pusat kota,” ungkap Kepala Satker.
Selain mempermudah akses ke bandara, tujuan utama dari pembukaan jalur baru ini adalah pemerataan ekonomi. Dengan terbukanya akses transportasi, daerah – daerah yang selama ini sulit dijangkau akan mulai berkembang, sehingga meningkatkan nilai jual komoditas lokal dan membuka peluang usaha baru bagi warga sekitar.
”Kami berharap proyek ini menjadi urat nadi baru bagi ekonomi Fakfak. Dukungan masyarakat sangat kami harapkan agar pengerjaan di lapangan berjalan sesuai target dan kualitas yang direncanakan,” pinta Dalen. (Enrico Letsoin)













