Papua Barat

Wagub Apresiasi BPJS Kesehatan, Cakupan JKN-KIS Capai 98 Persen

251
×

Wagub Apresiasi BPJS Kesehatan, Cakupan JKN-KIS Capai 98 Persen

Sebarkan artikel ini

PAPUADALAMBERITA.COM, MANOKWARI – Pemerintah Provinsi Papua Barat menegaskan komitmennya dalam mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) sebagai bagian dari pembangunan kesehatan berkelanjutan.

Hal itu disampaikan Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan, M.Si dalam sambutan yang dibacakan Wakil Gubernur Mohamad Lakotani, SH., M.Si pada acara Penganugerahan Kasuari Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Award Provinsi Papua Barat Tahun 2025 di Hotel Aston Manokwari, Senin (29/9/2025).

Menurut Gubernur, penghargaan Kasuari JKN Award ini merupakan bentuk apresiasi kepada kepala daerah dan pemangku kepentingan yang telah mendukung pencapaian cakupan kesehatan semesta Universal Health Coverage (UHC) di Papua Barat.

UHC merupakan konsep pembangunan kesehatan global yang memastikan setiap individu memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan yang adil, komprehensif, dan bermutu tanpa hambatan finansial.

“Penghargaan ini kita berikan sebagai wujud apresiasi atas kerja keras semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, hingga masyarakat, dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang merata di Papua Barat,” ujar Wakil Gubernur saat membacakan sambutan Gubernur.

Data September 2025 menunjukkan capaian signifikan Papua Barat, yaitu:

* Cakupan peserta JKN-KIS telah mencapai lebih dari 98 persen dari total penduduk.

* Seluruh tujuh kabupaten penerima penghargaan memiliki cakupan di atas 98 persen.

* Pencapaian ini mendukung visi Presiden Prabowo Subianto: *“Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045.”

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan beberapa pesan penting kepada pemangku kepentingan terkait keberlanjutan program JKN-KIS, yaitu:

Perluasan Jangkauan, melibatkan tokoh masyarakat dan agama dalam sosialisasi, dan fokus pada daerah terpencil dan sulit dijangkau.

Efektivitas Pembayaran

* Menggunakan pendekatan solutif untuk mengatasi tunggakan iuran.

* Mengevaluasi sistem pembayaran dan subsidi.

* Memastikan kualitas pelayanan kesehatan tetap terjaga.

* Menghindari tambahan biaya di luar prosedur.

* Memberikan pelayanan dengan hati dan senyuman.

“Dengan cakupan kesehatan semesta yang semakin meningkat, kita berharap Papua Barat dapat menjadi provinsi yang sehat, kuat, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045,” tutup Wakil Gubernur dalam sambutannya.(rustam madubun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *