fbpx
PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Stadion Papua Bangkit adalah simbol kemegahan di bidang olah raga rakyat Papua. Gubernur Papua Lukas Enembe meresmikan logo dan maskot PON... LOGO dan MASKOT PON XX Kisahkan Potensi Papua Sesungguhnya, Ini Penjelasannya
PowerPoi Konsep dasar logo PON XX Papua 2020. GRAFIS/ISTIMEWA/papuadalamberita.com
PowerPoint Presentation
PowerPoint Presentation

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Stadion Papua Bangkit adalah simbol kemegahan di bidang olah raga rakyat Papua.

Gubernur Papua Lukas Enembe meresmikan logo dan maskot PON 2020 serta peresmian Gedung kantor DPR Papua, Kamis (1/8/2019).

Untuk logo, Stadion Papua Bangkit dijadikan latar dengan ornamen gunung dan tiga buah lingkaran. Sedangkan maskot, Panitia Besar PON XX menggunakan dua jenis hewan yang merupakan endemik khas Papua.

“Dengan ini saya resmikan logo dan maskot PON XX dan mulai sekarang logo dan maskot ini bisa digunakan di seluruh Indonesia,” ujar Gubernur Papua Lukas Enembe, Kamis.

Stadion yang dibangun untuk PON 2020 terbilang megah. Nyaris menyamai Stadion Utama Gelora Bung Karono (GBK) Senayan Jakarta, bahkan disebut-sebut memiliki kemiripan dengan stadion sepak bola terbesar kedua di dunia, Salt Lake di India.

Stadion yang akan menjadi ikon Papua ini juga sudah bertaraf internasional dengan standar FIFA dan dilengkapi dengan lapangan pendamping untuk menggelar latihan yang juga menggunakan rumput berjenis Zysia Matrella.

Momen ini menjadi tonggak kebangkitan, semangat baru rakyat Papua bahwa di sinilah lahirnya para juara.

ARTI KONSEP DASAR LOGO PON XX PAPUA 2020.

SEGITIGA MENJULANG/GUNUNG  artinya Papua memiliki banyak sumber kekayaan alam yang melimpah.

MOTIF KHAS PAPUA artinya mewakili keragaman budaya Papua, yang mempunyai bentuk khas dari ukiran Papua.

TIGA LINGKARAN/RING arti tiga lingkaran adalah prestasi, sportivitas dan solidaritas akan menjadi pemersatu rakyat dalam olahraga akan tetap kokoh dan abadi bila didasari prinsip yang berkebangsaan satu, berbahasa satu dan bertana air satu, Indonesia, sekaligus mewakili tiga ring dalam satu logo KONI sebagai wadah induk olahraga prestasi Indonesia.

STADION PAPUA BANGKIT memiliki bentuk stadion kebanggaan Papua yang merupakan stadion termegah di Indonesia, sebagai symbol wadah/tempat pemersatu.

KALDERON secara keseluruhan logo ini merupakan bentuk dari kalderon olimpiade dengan cawan yang terbentuk dari stadion di Papua yaitu “Papua Bangkit” memberikan simbol energy semangat baru masyarakat Papua menjadi kebanggaan sebagai tempat pemersatu para juara dalam kompetisi Pekan Olahraga Nasional.

LOGO PRIMER HORISONTAL Logo PON XX Papua 2020 memiliki versi: logo primer horizontal dan logo vertical. Kedua versi ini terdiri dari komponen:Pertama, symbol beragam warna mengilustrasikan stadion kebanggan Papua yaitu Stadion Papua Bangkit.

Kedua, logo tipe bertuliskan PON XX Papua 2020 yang merupakan pesta Pekan Olahrga Nasional yang diselenggarakan ke XX di Papua pada 2020.

Kedua elemen ini tidak boleh dipisahkan dan harus digunakan dalam seluruh aplikasi identitas visual PON XX Papua 2020. Dalam logo horizontal, posisi logo type berada di kanan logogram. Dalam logo vertical, posisi logo type berada dibawah logoram, dan logotype harus selalu center.

KANGPHO : Kangguru Pohon Mantel Emas,  Kangguru yang selama ini popular sebagai satwa khas Australia, nyatanya ada juga di Papua. Menariknya, kangguru merupakan jenis kangguru pohon. Dari sejumlah jenis kangguru pohon tersebut, satu yang familiar adalah kangguru pohon mantel emas atau Dendrolagus pulcherrimus.

Kangguru pohon mantel emas  termasuk satwa marsupial atau mamalia yang memiliki kantung di perutnya. Makannya buah dan biji-bijinya. Tubuhnya berwarna coklat muda yang khas serta rambut halus di seluruh tubuhnya. Ia juga memiliki ekor yang panjang dengan motif lingkar seperti cincin dengan warna lebih cerah. Bagian leher, pipi dan kakinya dihiasi warna kuning keemasan. Inilah sebab, julukannya mantel emas.

MAKNA DAN FILOSOFIH:

OBOR: Menunjukkan semangat yang kuat dan menyala-nyala bagai api untuk bertanding merebut prestasi dengan menjujung tinggi sportifitas.

PUNCAK SALJU:

Adalah lambang ciri khas pegunungan Papua. Di daerah tropis tidak akan menemukan pegunungan yang disleimuti salju, anggapan tersebut harus diralat setelah berkunjung ke Papua tepatnya di Puncak Jayawijaya puncak tertinggi di Pegunungan Sudirman (Sudirman Range).

Puncak Jaya Wijaya atau yang lebih singkat disebut Puncak Jaya memiliki ketinggian mencapai 4.854 meter di atas permukaan laut, sehingga memungkinkan daerah ini diselimuti salju abadi. Gunung Jayawijaya dikenal sebagai salah satu dari tujuh puncak tertinggi di dunia.

Dengan adanya pegenungan tersebut di Papua semakin menggambarkan bahwa provinsi paling timur di Indonesiaini sangat istimewa di mata dunia.

WARNA KUNING KEEMASAN

Adalah lambang kejayaan hasil kekayaan tambang bumi Papua. Selain kaya akan kekayaan hutan tanah yang subur, Papua juga menyimpan potensi hasil bumi yang hamper ada disetiap daerahnya, mulai dari minyak bumi, batu bara tambang dan emas.

RUMBE-RUMBE PADA KEPALA DAN PINGGANG:

Merupakan busana yang sangat akrab dengan topi adat atau ikat kepala sebagai lambang kebersamaan untuk kaum laki-laki dan rumbe-rumbe di pinmggang yang biasa digunakan kaum perempuan pada busananya yang melambangkan sambutan hangat dan penuh keakraban dari tanah Papua.

UKIRAN PADA IKAT PINGGANG

Menunjukan bahwa ukirna tersebut adalah khas Papua yang sangat terkenal ke seluruh dunia. Ukiran ini  merupakan bentuk dari sebuah tradisi kehidupan dan ritual yang terkait erat dengan spirtualitas hidup dan penghormatan kepada nenek moyang yang selalu hidup dalam pikiran dan juga hati masyarakat Papua. Ketika masyarakat mengukir mereka tidak sekedar membuat pola, tetapi mengalirkan spiritualitas hidup.

DRAWA:

Burung Cenderawasih atau dalam nama ilmiahnya paradisaea raggiana adalah jenis burung pengicau berukuran sedang, dengan panjang sekitar 34 cm (paradisaea). Burung jantan dewasa memiliki bulu-bulu hiasan beraneka warna merah, jingga dan warna campuran antara merah jingga pada bagian sisi perutnya. Sementara bulu bagian dada berwarna coklat tua. Yang paling unik, di ekornya terdapat dua utas tali yang panjang berwana hitas

MAKNA DAN FILISOFI DRAWA:

OBOR: Menunjukan semangat yang kuat dan menyala-nyala bagai api untuk bertanding merebut prestasi dengan menjujung tinggi sportifitas.

WARNA ORANGGE PADA TUBUH: Adalah warna yang sebenarnya yang melambangkan kehangatan persahabatan dan cinta kasih.

TALI MEDALI WARNA MERAH PUTIH: Melambangkan kebersamaan memperebutkan medali dalam bingkai NKRI.

MEDALI: Melambangkan medali yang akan diperebuktkan, sedangkan tiga lingkaran di dalamnya adalah menunjukan klasifikasi medali emas, medali perak dan medali perunggu.

WARNA KUNING DI KEPALA DAN EKOR: Adalah warna cenderawasih yang sebenarnya yang melambangkan semangat, kehangatan dan kegembiraan. Warna itu juga menunjukan Papua tanah yang kaya raya dengan tambang emasnya.

RUMBE-RUMBE PADA KEPALA DAN PINGGANG: Merupakan busana yang sangat akrab dengan topi adat atau ikat kepala sebagai lambang kebersamaan untuk kaum laki-laki dan rumbe-rumbe di pinggang yang biasa digunakan kaum perempuan pada busannya yang melambangkan sambutan hangat dan penuh keakraban dari tanah Papua.

TOTAL JUMLAH SAYAP, EKOR dan JUGA JARI PADA KEDUA KAKI: Melambangkan penyelanggaraan PON XX yang renacannya dibuka dan berklangsung pada jam 20.00 tanggal 20 dan 2020 di Papua.

TAGELINENYA:  Torang Bisa! Tulisan torang bisa merupakan sebuah kata penyemangat khas Papua untuk mengobarkan semangat juang para atlit. Warna merah pada tulisan bisa melambangkan kesan energik, kekuatan, hastrat, keberanian dari symbol api dan pencapaiaan tujuan. Sementara warena hitam melambangkan harga diri untuk mempertegas tulisan torang.(rustam madubun)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!